==== Kantor Berita Online kabarsulawesi.com - Email : kbrsulawesi@gmail.com - Kontak Redaksi : 081342676153 - PROMOSIKAN USAHA ANDA DI MEDIA KAMI ==== Daftar Harga Iklan Kantor Berita Online kabarsulawesi.com Banners Utama Benner Utama (header) Ukuran 728 x 90 Pixel Format file JPG/JPEG atau GIF Animasi, besar ukuran file Banner maks. 30 Kb. Harga = Rp. 1.500.000.- pemuatan 1 (satu) bulan Benner Tengah Ukuran Benner tinggi : 200 x lebar 300 Format file JPG/JPEG atau GIF Animasi, besar ukuran file Banner maks. 30 Kb. Harga Rp.600.000,-/bulan. Banners Samping Banner iklan tinggi : 200 x lebar 300 pixel Format file JPG/JPEG atau GIF Animasi, besar ukuran file Banner maks. 15 Kb. Harga hanya Rp. 500.000,-/bulan. Tampil di semua halaman bagian samping Format iklan sudah dibuat oleh pemasang iklan. Banners Bawah Banner iklan tinggi : 200 x lebar 300 pixel Format file JPG/JPEG atau GIF Animasi, besar ukuran file Banner maks. 15 Kb. Harga hanya Rp. 350.000,-/bulan. Catatan : Untuk Promosi usaha : pemuatan kontrak 1 tahun hanya bayar 10 bulan saja -Tampil di semua halaman bagian tengah - Format iklan sudah dibuat oleh pemasang iklan. Cara Pembayaran : Dana pembayaran iklan dan Donasi (Sumbangan Sukarela) ditransfer melalui Bank Rakyat Indonesia ( BRI ) Unit Lapadde Kota Parepare Nomor Rekening : 7538-01-001085-53-8 a.n. Sulhayat Takdir, SH Setelah terjadi kesepakatan dengan pemasang iklan. Semua Iklan bisa dinegoisasikan. Setelah pembayaran selesai iklan sesuai paket yang Anda pilih, maka silakan konfirmasi ke email : kbrsulawesi@gmail.com atau hubungi kami di mobile phone HP. 085255644646 Konfirmasi Data iklan dan benner iklan (format : jpg,html) dapat dikirim ke kbrsulawesi@gmail.com Kontak Redaksi ; 085255644646 – 081342676153======
Latest Post

Anggota-anggota kelompok minoritas keyakinan diusir paksa dari Kalimantan Barat

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 28 Januari 2016 | 7:09 PM

Kabarsulawesi.com - Jakarta : Pihak berwenang Indonesia harus menjamin bahwa para anggota minoritas keyakinan – Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang diusir paksa minggu lalu di Kalimantan Barat – memiliki akses atas reparasi terhadap situasi mereka. Reparasi ini tidak hanya akses terhadap keadilan tetapi juga pemulihan hak lain mereka. Reparasi ini harus mencakup jaminan pemulangan mereka secara aman, suka rela, dan bermartabat baik ke rumah mereka maupun tempat lain menurut pilihan mereka berdasarkan konsultasi yang bermakna, kompensasi yang memadai terhadap kerugian yang mereka derita, termasuk hancur dan rusaknya rumah-rumah mereka, dan jaminan bahwa hal serupa tidak terulang kembali. Pada 19 Januari, sekelompok massa menyerang kampung Motong Panjang di Kabupaten Menpawah dan membakar sembilan rumah milik para anggota komunitas Gafatar. Setelah penyerangan tersebut, para anggota Gafatar dibawa oleh anggota kepolisian Menpawah ke tempat penampungan sementara di kompleks militer di Kabupaten Kuburaya, Kalimantan Barat dan sebuah gedung olah raga di Pontianak, ibukota Kalimantan Barat. Paling tidak 1.500 anggota of Gafatar, termasuk perempuan dan anak-anak, diusir paksa dari rumah-rumah mereka di Kabupaten Sintang dan Ketapang, juga di Kalimantan Barat, oleh sekelompok massa dari daerah setempat hanya karena afiliasi mereka kepada Gafatar yang dianggap “sesat” oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pada 21 Januari, pihak berwenang Kalimantan Barat mulai memindahkan ratusan anggota Gafatar dengan kapal laut ke beberapa lokasi di Pulau Jawa, yang diklaim oleh pihak berwenang tersebut sebagai tempat asal mereka. Relokasi oleh pihak berwenang di Kalimantan Barat mencegah serangan lanjutan terhadap kelompok tersebut, tetapi para anggota yang tinggal di tempat penampungan sementara di Pulau Jawa menyatakan bahwa relokasi tersebut dilakukan tanpa konsultasi dengan mereka. Tidak ada investigasi kriminal dilakukan oleh polisi terhadap pengusiran paksa dan tindak kiminal lainnya yang dilakukan oleh kumpulan massa tersebut. Kelompok Gafatar juga mengutarakan kekhawatiran mereka akan diskriminasi oleh pihak berwenang setempat dan resiko gangguan, intimidasi, dan serangan berulang lebih lanjut karena afiliasi keyakinan mereka. Menurut Sekretaris Kabinet kebebasan gerak mereka akan dibatasi dan mereka akan menjalani program-program “re-edukasi” keyakinan. Hak atas kebebasan berkeyakinan dijamin oleh Konstitusi Indonesia. Tambahan lagi, Pasal 18 dari Kovenan Internasional Hak-hak Sipil dan Politik (ICCPR), yang mana Indonesia merupakan negara pihak, menyatakan bahwa “hak ini harus mencakup kebebasan untuk memiliki atau mengadopsi suatu agama atau keyakinan menurut pilihannya” dan bahwa “tidak ada seorangpun bisa menjadi subjek pemaksaan yang bisa mengurangi kebebasan untuk memiliki atau mengadopsi suatu agama atau keyakinan menurut pilihannya”. Negara sendiri harus mencegah dirinya untuk melakukan pengusiran paksa dan memastikan bahwa hukum ditegakkan terhadap aparatusnya atau pihak ketiga yang melakukan pengusiran paksa. Pendekatan ini diperkuat oleh Pasal 17(1) dari ICCPR yang melengkapi hak untuk diusir paksa tanpa perlindungan yang memadai. Ketentuan ini mengakui, satu di antaranya, hak untuk dilindungi dari “intervensi yang semena-mena atau tidak sah” atas tempat tinggalnya. Kejadian ini menyoroti masalah yang terus berlangsung terhadap intoleransi beragama dan gangguan terhadap para minoritas agama atau keyakinan di Indonesia. Pada 5 Januari, pemerintahan Kabupaten Bangka di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengeluarkan sebuah surat mengancam kelompok Ahmadiyah yang berjumlah 100 orang dengan pengusiran dari rumah-rumah mereka jika mereka tidak pindah keyakinan ke Islam Suni. Di Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur ada paling sedikit 150 anggota jemaat Syiah yang diusir paksa tinggal di tempat penampungan sementara sejak Agustus 2012 dan masih menunggu untuk pulang ke rumah mereka di Sampang, Pulau Madura. Di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat terdapat sekitar 130 orang, termasuk perempuan dan anak-anak, anggota jemaat Ahmadiyah telah tinggal di tempat penampungan sementara sejak Februari 2006. Latar Belakang Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) didirikan pada Januari 2012 dengan cabang di 14 provinsi. Beberapa minggu sebelum serangan, MUI, sebuah asosiasi ulama Islam nasional menganggap Gafatar sebagai transformasi al-Qiyadah yang mereka nyatakan sebagai organisasi “sesat” pada November 2007. Pada April 2008, pemimpin al-Qiyadah, Ahmed Moshadeq, dinyatakan bersalah di bawah Pasal 156(a) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan dihukum empat tahun penjara oleh PN Jakarta Selatan karena memimpin sebuah “aliran sesat” dan menyatakan dirinya sebagai nabi. Pada Juni 2015, enam anggota komunitas Gafatar di Provinsi Aceh divonis karena menghina agama di bawah Pasal 156 KUHP dan dijatuhi hukuman empat tahun penjara oleh PN Banda Aceh. Mereka dipidana semata-mata karena menjalani hak mereka atas kebebasan berkeyakinan secara damai dan harus dibebaskan segera dan tanpa syarat.

Pelantikan Kades Di Lereng Gunung

Kabarsulawesi.com – Luwu : Acara pelantikan kepala desa yang terpilih pada pemilihan kepala desa yang serentak pada tanggal 26 November 2015 sebanyak 91 Kades sekabupaten Luwu, dan diilantik secara bertahap. Untuk wilayah Walenrang Lamasi yang terdiri dari 6 kecamatan yang berjumlah 24 kades terpilih merupakan pelantikan tahap akhir dilaksanakan tanggal 14 januari 2016 dilapangan sepak bola desa sitebak letaknya dilereng gunung kecamatan walenrang utara kab. Luwu sulawesi selatan merupakan desa paling ujung dan terpencil dari ibu kota Kab. Luwu yang berjarak sekitar 100 km dari ibu kota Kabupaten dengan melewati lereng lereng Gunung dengan jalan yang rusak dan jelek semoga jalan tersebut mendapat perhatian untuk perbaikan oleh pihak pemerintah bersama anggota DPRD Kab. Luwu agar masyarakat setempat menikmati pemerataan pelayanan pembangunan demi peningkatan kesejahteraan. 

 Sebelum prosesi pelantikan di Mulai, kedatangan Bupati H.Ir.Andi Mudzakkar bersama wakil bupati H. Amru Saher ST bersama rombongan disambut secara ada oleh toko adat (To makaka) siteba dan to makaka diluar siteba bersama masyarakat setempat dan 6 camat sewalmas dan para kepala desa dan satu toko adat ( to makaka) untuk mewakili toko adat yang lain menyerahkan seekor ayam jantan putih kepada Bupati dan wakil Bupati sebagai simbol penghargaan agar pemerintah panjang umur dan selalu sehat bersama masyarakatnya dan murah rezeki selain dari pada it agar pemerintah kedepannya mendapat jabatan lebih tinggi dari pada jabatan yang dipegang sekarang ini. 

 Adapun kata sambutan bupati setelah selesai pelantikan kepada kepala desa yang hadir para kepala desa harus punya etika dan sopan santun yang baik berbicara terhadap masyarakat harus punya kontrol dan tidak berbicara sembarangan dan kepala desa harus melayani masyarakat dan tidak pilih kasih agar pemilihan calon kepala desa pariode berikutnya bisa terpilih lagi Adapun kepala desa yang terpilih dilantik yaitu kades pongko, kades salutubuh, kades salulino, kades marabuana, kades siteba, kades buntuawo, kades bosso timur, kades limbong, kades wiwitan timur, kades sepon, kades setiarejo, kades salujambu, kades pompengan utara, kades pompengan tengah, kades harapan, kades walenrang, kades kaliba mamase, kades ilambatu uru dan kades desa taba (jml Andua)

Kantor PLN Ranting Mangkutana Didemo Masyarakat

Kabarsulawesi.com - luwu timur : jumat tgl 06 Januari 2016 Kantor PLN Ranting Kecamatan Mangkutana Luwu Timur sulawesi selatan di datangi masyarakat di Demo Mulai siang harinya sampai Malam hari dengan memakai kendaraan roda 2 bergabung dengan masyarakat tarengge dan masyarakat kecamatan wotu 

Siang harinya LSM Komisi nasional Pengawas aparatur negara ( Komnas Waspan ) mendatangi Kantor Ranting PLN Mangkutana untuk mempertanyakan penyebab masyarakat melakukan demo, tetapi kepala ranting PLN Mangkutana dan Pegawai Lainnya tidak berada ditempat hanya ada 2 orng berada dikantor dan tidak bisa memberikan keterangan dengan alasan kepala ranting ke Palopo menghadiri serah terima jabatan pimpinan cabang PLN Palopo.

Selain dari pada itu LSM Komnas Waspan banyak melihat batu berserakan di halaman kantor batu tersebut digunakan melempari kantor PLN ranting mangkutana dan pecahan alat eletronik berupa televisi dan alat eletronik lainnya yang pecah berserakan yang dibawa masyarakat itu sendiri dipecahkan depan kantor karena rusak akibat selalu menyala dan selalu padam. Menurut keterangan yang dihimpun LSM komisi Nasional Pengawas aparatur negara (Komnas Waspan) dari masyarakat bahwa sudah bertahun tahun lamanya selalu padam ataupun mati dan tidak ada perbaikan sampai sekarang bahkan dikeluhkan masyarakat alat eletronik berupa televisi dan kulkas banyak yang rusak karena penyebabnya kadang menyala sebentar dan padam lagi, menyala padam lagi.

Dipertanyakan masyarakat sekarang siapa yg bertanggung jawab atas ketidak normalan menyala PLN tersebut . apakah pemerintah atau anggota DPRD atau PLN itu sendiri karena seolah olah tidak ada yang bertanggung jawab baik pemerintah itu sendiri dan anggota DPRD maupun PLN itu sendiri.
( Jml Andua)

DPRD Tetapkan Bupati/Wakil Bupati Terpilih

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 27 Januari 2016 | 6:45 PM

Kabarsulawesi.com - Malili : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur menetapkan HM, Thorig Husler sebagai Bupati dan Irwan Bahri Syam sebagai Wakil Bupati terpilih masa bakti 2016-2021 pada sidang paripurna istimewa yang berlangsung diruang paripurna DPRD, Rabu (27/01/2016). Pengumuman penetapan pasangan Bupati/Wakil Bupati terpilih berdasarkan Keputusan DPRD nomor 131.6/81/DPRD-LT tanggal 27 Januari 2015 yang merupakan tindak lanjut hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Luwu Timur tanggal 25 Januari 2015. 

 Meski tidak dihadiri pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih karena sedang melaksanakan ibadah umroh, Rapat paripurna istmewa ini tetap belangsung dan dihadiri Sekda Luwu Timur, Bahri Suli, Kepala Kejaksaan Negeri Malili, Ida Komang Ardhana, Perwira Penghubung, Simon Marthes, segenap Anggota DPRD, Para Kepala SKPD, Camat, Kades, dan tokoh masyarakat. 

 “ Sebelum pelantikan, DPRD harus menggelar rapat paripurna istimewa terkait pengumaman pasangan bupati dan wakil bupati terpilih sebagaimana surat edaran Menteri Dalam Negeri,” tandas, Ketua DPRD, Amran Syam. 

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Luwu Timur juga telah menetapkan pasangan Muhammad Thoriq Husler- Irwan Bachri Syam sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Luwu Timur terpilih melalui rapat pleno pada tanggal 21 Desember 2015 lalu. 

 Di pilkada 9 Desember 2015 lalu, pasangan Muhammad Thoriq Husler- Irwan Bachri Syam memenangkan pilkada Luwu Timur dengan perolehan suara 84.014, (61,6 %) disusul pasangan Nur Husain-Esra Lamban dengan 45.727 suara (33,5 %) dan pasangan Badarudin A. Picunang- Andi Baso Makmur dengan 6.575 suara (4, 8 %). (lt/hms)

Bupati Luwu Timur Terpilih , Ramaikan Jambore Trail Adventure

Written By Redaksi kabarsulawesi on Minggu, 24 Januari 2016 | 6:40 PM

Kabarsulawesi.com - Malili : Ratusan pencinta motor trail terlibat dalam event Jambore Trail Adventure. Event ini digelar dalam rangka memperingati Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-70 dan Hari jadi Luwu yang ke-748 yang jatuh tepat pada tanggal 23 Januari 2016. Selain dari Tana Luwu, event ini juga diikuti daerah lainnya, di Sulbar, Sultra dan Sulteng. 

 Kegiatan Jambore Adventure kali ini sebagai bagian dari refleksi peringatan perlawanan rakyat Luwu ke- 70 dan Hari Jadi Luwu ke-748, yang di lepas secararesmi Pj.Bupati Luwu Timur, Irman Yasin Limpo, peserta event tersebut di Lapangan Merdeka Malili, Sabtu kemarin (23/01), yang didampingi oleh Muspida Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka peringatan perlawanan rakyat Luwu ke- 70 dan Hari Jadi Luwu ke-748. Dan yang paling penting adalah bagaimana memperkuat tali silaturahim antar sesama penggemar motor trail. Motivasi lainnya adalah kami ingin memperkenalkan objek wisata alam yang ada di Luwu Timur,” pungkas Irman 

 Menariknya, event yang melibatkan adrenalin ini,juga diikuti beberapa pejabat dan anggota DPRD Tana Luwu dan Pejabat dari daerah Lainnya. Rute yang akan dilalui peserta motor trail Adventure ini mengambil start dari lapangan Merdeka selanjutnya mengitari jalan lingkar Malili tempat berlangsungnya upacara perlawanan rakyat Luwu ke- 70. 

Setelah itu, para raiders menuju land Mark Luwu Timur terus ke Landangi, Parumpanai, Dandawasu, Mantadulu dan finish di Wotu, dengan medan yang cukup menantang. Jambore Adventure ini juga diikuti Bupati Luwu Timur terpilih 2016-2021, Muhammad Thoriq Husler yang diapit ratusan peserta dari berbagai kabupaten/ kota. 

 Sementara itu koordinator Panitia penyelenggara Jambore Motor Trail Adventure, Muhammad Nur dalam laporannya mengatakan,Jambore Trail Adventure diikuti raiders dari Polman, Kolaka Utara, Morowali, Belopa, Palopo, Lamasi, Woatrack Wotu, Maltrack Malili, LTC Tarengge, Scott Sorowako, Wastrack Wasuponda dan komunitas trail lainnya. 

Menurut koordinator Panitia penyelenggara Jambore Motor Trail Adventure, Muhammad Nur, maksud diadakannya Kegiatan ini semata-mata untuk mengenang perjuangan pendahulu kita 70 tahun lalu. Makanya ajang Jambore ini digagas oleh rekan-rekan. Selain itu, yang paling penting, kata muh nur lagi, adalah untuk memperkuat ikatan tali silaturrahim antar event yang dilaksankan penggemar motor trail di Luwu Raya.

Kriminal

Hankam

Sport

http://picasion.com
Layanan Masyarakat kabarsulawesi.com

Lalulintas

Pendidikan

Ekobistehno

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer