Home » » Situs Pemkab Sidrap Di Blokir

Situs Pemkab Sidrap Di Blokir

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 09 Juni 2010 | 8:15 AM

Kabar Sulawesi – Sidrap : Website Pemkab Sidrap www.sidrap.go.id dikuasai hacker. Pelaku mengaku adalah Aktivis Pemilu Damai. Situs yang dipakai oleh Pemkab Sidrap untuk mempublikasikan kegiatannya tersebut, tampak sudah tidak normal lagi sejak dua hari terakhir. Saat web tersebut dibuka, tampak tulisan "Hacked by Aktivis Pemilu Damai 2009, Ciptakan Pemilu Damai dan Sehat 2009", yang diapit gambar arus listri di bagian atas dan bawahnya.
Tampak juga gambar bendera merah putih yang telah diprogram melalui flash sehingga bisa bergerak, seolah-olah berkibar. Di bagian bawah, tampak tulisan "Kerusuhan Pemilu di Sidrap tidak akan terjadi jika KPU dan Pemerintah Setempat bekerja dengan baik INDONESIAN Defacer Team at www.rizaladha.com."

Tulisan tampak didominasi warna putih dan merah. Sementara tulisan www.rizaladha.com diketik dengan warna biru. Latar belakang web tersebut juga diubah menjadi warna hitam, padahal warna dasar situs tersebut berwarna putih.

Sekretaris Badan Perencana Daerah (Bappeda) Sidrap Ruli Dasananda, selaku admin situs tersebut mengatakan, pihaknya telah mengetahui ulah nakal hacker itu sejak hari Minggu (17/05) lalu. Namun hingga saat ini, pihaknya belum berhasil memulihkan situs tersebut. Meski demikian, dia mengaku telah melakukan pelacakan terhadap hacker tersebut. Ruli mengatakan, pelaku terkesan tidak profesional karena meninggalkan alamat pada tampilan yang sangat mudah dilacak. 

"Kita juga sudah memperoleh IP address dan foto pelaku. Untuk pemulihan situs ini, sudah dikomunikasikan dengan pembangun situs tersebut. Kami belum melibatkan polisi, tapi masalah ini akan dilaporkan karena kegiatan mereka mengganggu pembaca situs tersebut," jelas Ruli.

Terkait isu Pemilu yang dilempar hacker pada situs tersebut, Sekretaris Bappeda Sidrap itu enggan berkomentar. Namun jawaban terkait masalah tersebut diperoleh dari penyidik Polda Sulselbar yang menemukan adanya indikasi kuat terjadinya pelanggaran, berupa penggelembungan suara pada Pemilu 9 April lalu. Bahkan, lima orang anggota KPU Sidrap, M Yasin yang juga ketua KPU, Intan Basri, M Jufri, Syamsu Alam, dan Mansyur, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Sejumlah aksi penolakan terhadap rekapitulasi hasil suara Pemilu Sidrap, juga dilakukan oleh sekelompok massa pendukung partai tertentu beberapa waktu lalu di depan Kantor KPU Sidrap di Jalan Ressang Pangkajene. (callangku.blogspot.com)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer