Home » » Misteri Ular Bertanduk Emas Dan Dagang Mulut Di Pemilukada ?

Misteri Ular Bertanduk Emas Dan Dagang Mulut Di Pemilukada ?

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 06 April 2010 | 2:30 AM


Kabar Sulawesi – Soppeng :  Seorang Pegawai Honda alias Honor Daerah, sebut saja namanya Aroma, tiba-tiba perutnya membengkak. Wanita berparas lumayan ini perutnya bengkak, bukan karena penyakit busung lapar atau kena tumor, melainkan hamil.
Anehnya, Aroma yang telah berbadan dua ini tidak memberikan informasi siapa bapak dari si orok yang ada di rahimnya itu.

Lebih anehnya lagi,  Aroma mengaku kalau cabang bayi didalam kandungannya itu ada, lantaran ia pernah bermimpi dililit seekor ular. Maha anehnya lagi, ular katanya bertanduk emas itu mengenakan baju hamil. Dari mimpi ini, kisah Aroma, membuatnya hamil ?

Suka atau tidak suka, itulah kenyataan. Bahwa untuk menjatuhkan lawan, apalagi lawan politik dalam sebuah pertarungan perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada), bukanlah dagangan mulut yang baru, tapi sudah menjadi dagangan yang terlontar dari mulut, dengan tujuan membuat lawan keok, karena dagangan mulut tadi akan meruntuhkan popularitas seseorang, apalagi kandidat dalam sebuah perhelatan Pemilukada. Ini kampanye paling ampuh, sebab akan menjadi buah bibirdi masyarakat pemilih.Namun sebaliknya, “dangang mulut” itu bisa saja benar adanya, jika di “pedagang mulut” tadi memiliki dagangan yang memiliki lisensi yang bias dipertanggung jawabkan.

Seperti dialami A. Sutomo, calon Bupati Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan plus adalah Bupati Soppeng, Konon dirinya terkena angin gossip yang dihembuskan si pedagang mulut tadi.

Tidak jelas siapa nama pedagang mulut itu, namun disetiap kesempatan, A. Supomo, sering melontarkan keluh kesahnya, tentang angin tak sedap yang semakin kencang berhembus dan sudah menjadi buah bibir, apalagi, dagang mulut tadi sudah dibuat dalam bentuk produk cetak, dan dibagi-bagi cuma-cuma alias gratis kepada masyarakat.

Dagang mulut itu kelihatannya laku dipasaran menjadi buah mulut masyarakat untuk dicicipi. Pasalnya, A. Supomo harus menanggung beban masalah dan menambah energi untuk mengurangi rasa buah mulut itu, caranya, ya itu tadi, dalam setiap pertemuan, A. Supomo selain berkeluh kesah alias curhat (mencurahkan isi hati), ia juga berupaya meyakinkan masyarakat di Kabupatennya, agar tidak mencicipi produk dagang mulut yang telah dijual dan tersebar di masyarakat.

Mudah-mudahan, ini bukan bentuk untuk mencari perhatian pendukung dalam pemilukada yang akan digelar tidak lama lagi. Seperti gaya SBY, ketika diterpa berbagai persoalan menyangkut dirinya, buru-buru melakukan jumpa pers yang isinya kebanyakan lontaran curhat ?

Mudah-mudahan dagangan mulut yang dihembuskan si pedagang tadi hanya issu tidak memiliki lisensi bukti, tapi hanya sekedar menebar pesona, agar sang incumbent ini sudah jatuh tertimpa tangga pula ?

Lalu apa sebenarnya yang dijual oleh si dagang mulut itu ? Ceritanya berawal, seperti diungkapkan pada tulisan diatas.(baca alinea (1) dan (2).

Sampai disitu, konon cerita, ular pertanduk emas dan berbusana pakaian hamil seperti dimimpikan Aroma sehingga ia hamil, tentu tidak begitu saja dipercaya warga. Sebab warga tahu, Aroma pernah tinggal di rumah pribadi Bupati Soppeng yang sekarang jadi kandidat Bupati Soppeng. Aroma diketahui hamil, setelah ia kembali ke rumah orangtuanya di daerah Cabbenge, Soppeng.

Rupanya, kejadian kehamilan Aroma oleh lawan politik A. Supomo dihembuskan, mungkin dengan harapan, popularitas A. Supomo, sebagai incumbent dalam Pemilukada Soppeng menjadi hancur.

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer