Home » » Pasca Terplihnya Megawati Ketum PDIP

Pasca Terplihnya Megawati Ketum PDIP

Written By Redaksi kabarsulawesi on Sabtu, 10 April 2010 | 11:35 PM

1. Megawati Menangis Lagi di Akhir Kongres

April 9, 2010 by pemiluindonesia.com 
Kabar Sulawesi : Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) periode 2010-2015 kembali mengucurkan air mata di pidato penutupan. Kali ini, Megawati menangis saat memanjatkan do’a untuk dirinya dan rakyat Indonesia.

“Saya tidak tahu akan diberi hidup oleh Tuhan sampai umur berapa,” kata Megawati Soekarnoputri sedikit berkaca-kaca, dalam pidato di penutupan Kongres Nasional PDIP di Bali, Kamis 8 April 2010.
Apa do’a yang dipanjatkan putri Bung Karno ini sehingga meneteskan air mata, seperti saat pidato pembukaan. Megawati meminta agar sisa hidupnya dapat bermanfaat bagi orang banyak.
“Permohonanku kepada-Nya ialah supaya hidupku itu hidup yang manfaat. Manfaat bagi tanah air dan bangsa,” ujar istri dari Ketua MPR Taufiq Kiemas ini.
Air mata pun mulai menetes. Mata Megawati kembali berurai air mata, seperti kala pidato pembukaan Kongres PDIP.

Megawati menambahkan, bila diberikan umur panjang maka berusaha memberikan manfaat besar bagi sesama manusia. “Permohonanku ini saya panjatkan pada tiap-tiap sembahyang. Sebab Dia-lah asal segala asal. Dia-lah purwaning dumadi (asal segala kejadian),” ujar Megawati.
sumber :Ismoko Widjaya, Mohammad Adam• VIVAnews

2. “Secara De Facto, Puan Maharani Ketua Umum”

April 9, 2010 by pemiluindonesia.com 
Kalangan muda di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengaku kecewa dengan susunan baru Dewan Pimpinan Pusat. Namun di balik itu, ada yang merasa bersyukur tak masuk struktur yang ketua umumnya tetap Megawati Soekarnoputri, namun Sekretaris Jenderalnya sekarang Tjahjo Kumolo.

“Alhamdulilah nggak masuk,” ujar seorang fungsionaris PDIP yang tak mau disebut namanya ditemui usai pengumuman struktur DPP di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Kamis 8 April 2010 malam.
“Karena secara de facto ketua umumnya Puan Maharani. Daripada dipimpin Puan, lebih baik tidak sama sekali,” ujar pria yang terhitung salah satu politisi muda PDIP itu kepada VIVAnews, Jumat 9 April 2010. Puan dalam struktur DPP yang baru adalah Ketua bidang Politik dan Hubungan Antar-Lembaga Negara.
Menurutnya, jajaran DPP dipenuhi figur-figur tua. Karena itu, dia mempertanyakan keseriusan Megawati Soekarnoputri yang pernah dalam beberapa kesempatan menyatakan akan mengakomodir 50 persen anak muda.

Selain itu, dia juga menilai ada fungsionaris yang masih terlibat kasus hukum, tetapi ternyata diangkat menjadi pengurus DPP. “Dua fungsionaris masih terkait kasus cek pelawat miranda, tiga fungsionaris masih incumbent apa tidak menyulitkan kerja DPP?” ujarnya.

Seorang politisi PDIP yang lain, yang juga menolak disebut namanya, juga merasa heran dengan pilihan Megawati. Menurut pria yang juga tak masuk DPP ini, struktur DPP yang baru terkesan aneh karena banyak yang bermasalah hukum masih masuk seperti Emir Moeis dan Tjahjo Kumolo.

Emir dan Tjahjo merupakan dua politisi PDIP yang disebut-sebut dalam kasus cek dengan tersangka empat mantan anggota DPR. Kasus cek ini terkait pemilihan Dewan Gubernur Bank Indonesia.
sumber:Arfi Bambani Amri, Mohammad Adam • VIVAnews

3. Megawati Percayakan Sekjen pada Tjahjo Kumolo

April 9, 2010 by pemiluindonesia.com 
Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 2010-2015 telah menyusun struktur dan jajaran kabinetnya dalam kepengurusan Dewan
Pimpinan Pusat (DPP) partainya.

Mereka akan membantu Megawati dalam DPP PDIP lima tahun mendatang. Struktur kepengurusan DPP PDIP masa bakti 2010-2015 berjumlah 27 orang yang terdiri dari ketua umum, ketua-ketua bidang internal (6 orang), ketua-ketua bidang program yang mencakup dua sektor, yaitu sektor kehidupan masyarakat (6 orang) dan sektor pemerintahan (7 orang),  sekretaris jenderal (1 orang), wakil sekjen (3 orang), bendahara umum (1 orang), dan wakil bendahara (2 orang).

“Sehingga seluruhnya, mereka yang akan masuk sebagai pengurus dewan pimpinan pusat partai adalah sejumlah 27 orang,” ujar Megawati di Agung Room Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Kamis 8 April 2010. Dan ternyata untuk pejabat Sekjen DPP PDIP, Megawati mempercayakannya kepada Tjahjo Kumolo. “Untuk Sekjen, setelah saya memikirkan dan memikirkan, kali ini jabatan sekretaris jeneral akan saya berikan kepada saudara Tjahjo Kumolo,” ujar Megawati. Serentak peserta bertepuk tangan meriah.
“Tak lupa saya juga ingin mengucapkan rasa terima kasih yang banyak kepada saudara Ir. Pramono Anung yang telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik sebagai sekjen,” ujar Megawati.
sumber :Ita Lismawati F. Malau, Mohammad Adam • VIVAnews

4. Soal DPP, Ganjar Yakin Mega Telah Menghitung

April 9, 2010 by pemiluindonesia.com 
Ganjar Pranowo meyakini Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menyusun kepengurusan DPP PDIP periode 2010-2015 ini sudah menghitung apa saja kepentingan partai berkaitan dengan pidato pembukaan kemarin. Mulai dari hal yang ideologis sampai dengan tingkat implementasi.

Menurut Ganjar, fokus utama yang mesti diperhatikan kepengurusan adalah pidato Megawati dalam pembukaan kongres yang memuat sikap pembelaan terhadap rakyat dan penyeimbang pemerintah atau kekuasaan tersebut mesti berujung pada tingkat implementasi.

“Saya yakin Ibu Mega sudah memperhitungkan ini adalah yang terbaik untuk menggerakkan partai dengan seluruh program yang ada,” ujar Ganjar di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Kamis malam 8 April 2010.
Menyoroti pilihan Megawati pada Tjahjo Kumolo untuk memegang jabatan Sekretaris Jenderal, Ganjar pun percaya hal itu sudah melalui pertimbangan matang. Tjahjo adalah orang yang cukup lama berkecimpung dalam dunia politik. Itu adalah poin plus Tjahjo.

“Pak Tjahjo punya pengalaman politik yang cukup panjang. Pengalaman politik seperti itu yang tidak bisa dipelajari di sekolah lain. Ya kita yakin dengan Pak Tjahjo,” kata Ganjar.

Ganjar sendiri awalnya diprediksi mengisi posisi Sekjen menggantikan Pramono Anung. Namun rumor ini terbukti salah, bahkan Ganjar sendiri tak duduk di Dewan Pimpinan Pusat partai banteng ini.
Mau tahu susunan DPP PDIP yang baru? Baca Susunan DPP PDIP 2010-2015.
sumber: Arfi Bambani Amri, Mohammad Adam• VIVAnews

Susunan DPP PDIP 2010-2015

April 9, 2010 by pemiluindonesia.com 
Kongres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah menyepakati susunan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai itu untuk masa bakti 2010-2015. Megawati Soekarnoputri kembali terpilih sebagai Ketua Umum.

Pelantikan pengurusan baru ini sekaligus mengakhiri Kongres III PDIP Di Bali, Kamis 8 April 2010.
Berikut susunan Kepengurusan DPP PDIP masa bakti 2010-2015:
Ketua Umum : Megawati Soekarnoputri
Ketua DPP
1. Ketua bidang Kehormatan Partai: Sidharto Danusubroto
2. Ketua bidang Politik dan Hubungan Antar-Lembaga Negara: Puan Maharani
3. Ketua bidang Keanggotan Kaderisasi Rekrutmen: Idham Samawi
4. Ketua bidang Organisasi: Djarot Syaiful Hidayat
5. Ketua bidang Informasi dan Komunikasi: Rano Karno
6. Ketua bidang Sumber Daya dan Dana: Effendy Simbolon
7. Ketua bidang Pertanian, Perikanan, dan Kelautan: Mindo Sianipar
8. Ketua bidang Kesehatan dan Tenaga Kerja: Ribka Tjiptaning
9. Ketua bidang Pendidikan, Keagamaan, dan Kebudayaan: Hamka Haq
10. Ketua bidang Industri Perdagangan: Nusyirwan Sujono
11. Ketua bidang Perempuan dan Anak: Wiryanti Sukamdani
12. Ketua bidang Pemuda dan Olahraga: Maruarar Sirait
13. Ketua bidang Infrastruktur dan Perumahan: I Made Urip
14. Ketua bidang Energi, Pertambangan dan Lingkungan Hidup: Bambang Mulyanto
15. Ketua bidang Kehutanan dan Perkebunan: Muhammad Prakosa
16. Ketua bidang Keuangan dan Perbankan: Emir Moeis
17. Ketua bidang Hukum, HAM, dan Perundang-undangan: Trimedya Panjaitan
18. Ketua bidang Pertahanan dan Keamanan dan Hubungan Internasional: Andreas Hugo Parera
19. Ketua bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah: Komarudin
20. Sekretaris Jenderal: Tjahjo Kumolo
21. Wasekjen bidang Internal: Eriko Sotarduga
22. Wasekjen bidang Program: Ahmad Basarah
23. Wasekjen bidang Kesekretariatan: Hasto Kristianto
24. Bendahara  Umum: Olly Dondokambey
25. Wakil Bendahara bidang Internal: Rudianto Tjen
26. Wakil Bendahara bidang Program: Yuliali Peter Batubara
sumber : Ita Lismawati F. Malau, Mohammad Adam• VIVAnews
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer