Home » » “Perang Bintang” Di Polri Belum Usai

“Perang Bintang” Di Polri Belum Usai

Written By Redaksi kabarsulawesi on Senin, 12 April 2010 | 10:19 PM


Kabar Sulawesi : Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang memastikan alasan penangkapan Komjen Susno Duadji di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Senin (12/4/2010) sore. Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Komisaris Jenderal Susno Duadji ditangkap Divisi Propam Mabes Polri. Penangkapan ini dipimpin langsung Inspektur Jenderal Mathius Salempang. “Penangkapan dipimpin Mathius Salempang,” kata staf Ahli Kapolri, Chaerul Huda, dalam perbincangan dengan tvOne, Senin 12 April 2010.

Pengacara Susno, Henry Yosodiningrat, sebelumnya mengungkapkan kliennya ditangkap di Bandara Soekarno Hatta. Setelah ditangkap, Susno langsung menghubungi pengacaranya melalui BlackBerry Massanger.

Chaerul sebelumnya menduga penangkapan ini terkait dengan rencana Susno yang akan bepergian ke Singapura. Kabarnya Susno akan melakukan cek kesehatan di Singapura
"Susno mau pergi ke luar negeri tanpa izin atasan. Seharusnya dia melapor meskipun berobat harus izin atasan. Kalau di sana terjadi apa-apa bagaimana?" ujar Edward Aritonang saat dihubungi Kompas.com melalui telepon.

Penangkapan Susno mengejutkan banyak pihak karena dilakukan tak lama setelah ia mengungkap informasi yang mengarah terjadinya kegiatan makelar kasus selama ini di Mabes Polri. Susno mengungkap hal tersebut di depan Komisi III DPR RI, minggu lalu. Senin pagi tadi, Susno juga bertemu Satgas Pemberantasan Mafia Hukum untuk kedua kalinya untuk melaporkan informasi terkait kasus Gayus Tambunan dan penangkaran ikan arwana.  Sampai saat ini, alasan penangkapan Komjen Susno Duadji di Bandara Soekarno-Hatta masih belum jelas. Susno dilaporkan ditangkap petugas Propam Mabes Polri dan akan digelandang ke Mabes Polri.

Menurut Evran Helmi Juni, salah satu kuasa hukum Susno Duadji, Susno berangkat ke Singapura, Senin (12/4/2010) sore, untuk berobat, memeriksakan kondisi matanya. Ia didampingi salah satu putranya. Sedianya, Susno hanya akan berada di Singapura selama sehari.

Kuasa hukum Susno Duadji tidak menerima pemberitahuan apa pun soal penangkapan ini. Namun, dalam SMS yang dilansir Metro TV, Susno menyatakan bahwa ia ditangkap karena tuduhan pelanggaran kode etik. Saat ini, 

Afran Yuli, kuasa hukum Komjen Susno Duadji mengatakan, Susno ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta tanpa ada surat pemberitahuan dan tanpa didampingi kuasa hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (12/4/2010). "Enggak tahu yang nangkap Propam atau bukan. Mari kita kawal proses ini supaya jangan ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang menangkap," katanya. (banjarmasin.co.id-kompas.com)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer