Home » » Anggota Sat Narkoba Manado Tertembak

Anggota Sat Narkoba Manado Tertembak

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 13 Mei 2010 | 11:55 AM

MANADO - Nasib sial dialami seorang anggota Kepolisian Kota Besar Manado berinisial AR. Anggota Sat Narkoba ini terluka akibat tertembak di pahanya. Peristiwa ini terjadi di kawasan Tuminting, Manado, Rabu (12/5/2010) sekitar pukul 02.00 Wita.

Informasi yang dihimpun Tribun Manado, akibat luka tembak yang dialaminya, korban sempat di rawat di Rumah Sakit Umum Pusat Prof Kandou, Malalayang. Namun ketika dicek ke rumah sakit tersebut,  petugas menyatakan tidak ada. 

Berbagai cerita simpang siur berkembang di Poltabes Manado. Ada yang menungkapkan AR ditembak rekannya sendiri berinisil S, anggota Polsek Bunaken, saat keduanya dalam kondisi tak sepenuhnya sadar.

Menurut versi cerita itu, keduanya sedang bercanda, tiba-tiba pistol meletus dan peluru menembus paha korban. 

Cerita versi lain mengatakan, AR tertembak oleh pistolnya sendiri secara tidak sengaja ketika hendak memasukan pistol ke saku celananya. Hingga semalam, belum ada kejelasan soal versi mana yang benar, atau apakah ada versi lainnya dari kejadian tersebut.

Divisi Propam Poltabes Manado menyatakan akan menyelidiki kasus tersebut. Petugas Provos Potlabes Manado juga telah mengamankan pistol jenis revolver  yang menyalak dan melukai AR.

Wakil Kepala Poltabes Manado, AKBP Hendra Supriatna, enggan berkomentar. "Jangan ditanyakan kepada saya. Nanti kalau menerka-nerka seperti itu saya bisa kena. Nanti kalian (wartawan) yang tertawa karena saya diperiksa di Polda," ujarnya.

AKBP Hendra mengatakan, kasus ini nanti ditangani secara intern oleh Poltabes Manado, tanpa harus ada campur tangan pihak lain.  "Ini kan masalah intern, nanti kami saja yang selesaikan," tuturnya. 

Kabid Humas Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, AKBP Benny Bella mengatakan, tertembaknya seorang anggota Poltabes Manado bukan karena unsur kesengajaan. "Memang benar ada seorang anggota Polisi tertembak, tapi itu bukan baku tembak. Kejadian itu bukan karena sengaja, murni kecelakaan," ujar Bella.

Kata Bella, kejadian itu terjadi berawal dari seorang anggota polisi yang hendak memarkir motornya, namun tiba-tiba senjatanya menyalak, sehingga peluru mengenai rekan polisi  lainnya.
"Waktu senjata meledak, pas mengena ke rekannya yang kebetulan berada di sampingnya. Tidak benar juga isu yang mengatakan dua anggota polisi itu mabuk sebelum kejadian terjadi. Saya mau tegaskan, semua murni kecelakaan," papar Bella.(*)

TRIBUN MANADO: RYO NOOR/CLIFF R WANGKE
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer