Home » » Vonis Zain Katoe Ditunda Lagi

Vonis Zain Katoe Ditunda Lagi

Written By Redaksi kabarsulawesi on Sabtu, 22 Mei 2010 | 12:43 PM

Kabar Sulawesi : Saat menunggu giliran sidang, Zain sempat menikmati sebatang rokok di depan ruang sidang Cakra, ruang sidang utama.  Usai persidangan terhadap Direktur PT Pares Bandar Madani itu, Zain langsung mengalami kesakitan pada lambungnya. "Lambung saya sakit," kata Zain. Dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim Lambertus Limbong mengatakan, terdakwa dinyatakan sakit akut dan tidak dapat mengikuti persidangan.  Zain Katoe yang mengenakan seragam coklat tampak diapit dua dokter yang manangani masalah kesehatannya. Keduanya adalah dr Mega dan dr Nuraina dari Rumah Sakit Andi Makkasau, Parepare.





Zain Katoe Diare, Hakim Tunda Vonis
Dalam Kasus Korupsi APBD Parepare 2004

Makassar, Tribun - Mestinya Wali Kota Parepare, Zain Katoe, juga dijadwalkan menerima putusan vonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (19/5). Namun Zain dikabarkan sakit diare dan tekanan darah tinggi. Hakim pun menunda sidang.

Dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim Lambertus Limbong mengatakan, terdakwa dinyatakan sakit akut dan tidak dapat mengikuti persidangan.

Zain Katoe yang mengenakan seragam coklat tampak diapit dua dokter yang manangani masalah kesehatannya. Keduanya adalah dr Mega dan dr Nuraina dari Rumah Sakit Andi Makkasau, Parepare.
Kuasa hukum terdakwa, Faisal Silenang, saat dimintai keterangan soal penundaan sidang putusan kliennya mengatakan, penundaan tersebut dilakukan karena Zain menderita sakit pada lambungnya bahkan mengalami tekanan darah tinggi.

Zain Katoe yang duduk di kursi pesakitan terlihat pucat dan lemah. Bahkan tidak tampak seperti persidangan sebelumnya yang sering terlihat segar dan tersenyum.

Sidang Zain ini hanya berselang beberapa menit setelah sidang putusan terhadap terdakwa lainnya, Fres Lande, digelar. Saat menunggu giliran sidang, Zain sempat menikmati sebatang rokok di depan ruang sidang Cakra, ruang sidang utama.

Fres sendiri divonis hukuman penjara tiga tahun. Usai persidangan terhadap Direktur PT Pares Bandar Madani itu, Zain langsung mengalami kesakitan pada lambungnya. "Lambung saya sakit," kata Zain.
Di hadapan majelis hakim, Zain tampak layu. "Penundaan tersebut sesuai dengan fakta yang terlihat dan sesuai dengan hasil keterangan dokternya," papar Lambertus Limbong.

Lambertus yang memimpin persidangan tersebut langsung mengetuk palu petanda sidang Zain Katoe kembali ditunda pekan depan.(cr6) http://www.tribun-timur.com/read/artikel/105244/Zain_Katoe_Diare_Hakim_Tunda_Vonis
LAIN halnya dengan Zain, vonis terhadap Direktur PT Pares Bandar Madani, Fres Lande, tetap berlangsung. Oleh majelishakim ia dajatuhi hukuman tiga tahun penjara.

Majelis hakim menilai Fres telah terbukti secara meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi. Fres telah merugikan negara senilai Rp 1,5 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Parepare tahun 2004.

Sedangkan mantan Kepala Bagian Pemerintahan dan Ekonomi Pemerintah Kota Parepare Umar Usman sementara ini masih terus menjalani persidangan.

Ketua majelis hakim, Mustari, memvonis Fres sesuai Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu terdakwa juga dijatuhi sanksi denda senilai Rp 150 juta subsidair dua bulan penjara serta dijatuhi hukuman ganti rugi senilai Rp 1,1 miliar.

"Namun jika terdakwa tidak mampu membayar uang ganti rugi maka jaksa akan menyita  hartanya. Jika tidak cukup maka akan diganti dengan kurungan penjara selama enam bulan," papar Mustari.(cr6)

 http://www.tribun-timur.com







Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer