Home » » Bandar Ditembak, Shabu Rp 9,5 Miliar Disita

Bandar Ditembak, Shabu Rp 9,5 Miliar Disita

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 22 Juni 2010 | 4:36 PM

Kabar Sulawesi : Dari keterangan RZ, shabu tersebut akan diserahkan kesalah satu tersangka lainnya ST (perempuan). Polisi dan tersangka RZ kemudian memancing tersangka ST untuk melakukan transaksi di depan Rumah Sakit Carolous, Jakarta Timur. "Akhirnya ST juga berhasil dibekuk," tambahnya.



Bandar Ditembak, Shabu Rp 9,5 Miliar Disita


VIVAnews - Petugas Direktorat IV Narkoba Mabes Polri menembak mati pria warga negara Nigera yang menjadi sindikat shabu kelas internasional. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena mencoba kabur. Polisi menyita shabu senilai total Rp 9,5 miliar.
Direktur IV Narkoba Mabes Polri Brigjen Arman Depari saat dihubungi wartawan, Rabu 22 Juni 2010, mengatakan, tersangka berinisial R yang merupakan warga negara Nigeria ditembak saat melarikan diri.
Ia menjelaskan, pengungkapan ini bermula saat petugas menangkap tersangka RZ warga negara Indonesia di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat, Senin 21 Juni 2010. "Tersangka kedapatan membawa 6 kg sabu kristal di dalam kopernya," ujar Arman, Selasa 22 Juni 2010.
Dari keterangan RZ, shabu tersebut akan diserahkan kesalah satu tersangka lainnya ST (perempuan). Polisi dan tersangka RZ kemudian memancing tersangka ST untuk melakukan transaksi di depan Rumah Sakit Carolous, Jakarta Timur. "Akhirnya ST juga berhasil dibekuk," tambahnya.
Dari keterangan kedua tersangka, didapat informasi bahwa barang itu adalah pesanan tersangka R, WN Nigeria. Polisi lalu menangkap WN Nigeria itu di kawasan Ciledug, Tanggerang.
Kepada polisi, tersangka R mengaku bahwa barang itu adalah pesanan temannya di kawasan Joglo, Jakarta Barat. Polisi dan tersangka R lalu ke Joglo untuk menangkap dua teman R. Namun, saat akan dilakukan pengembangan, tersangka R mencoba melarikan diri. R kemudian ditembak hingga tewas.
Sementara itu, tersangka RZ mengaku mendapatkan b.arang tersebut dari seorang kurir. Barang itu adalah kiriman dari Bangkok. "Kurirnya masih DPO," katanya mengakhiri perbincangan. Kini, kedua tersangka sudah diamankan polisi bersama dengan barang  bukti.  (adi) yahoo news (regional)


Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer