Home » » Zain Katoe Korupsi, di Vonis 1 Tahun Penjara, Denda Rp. 100 Juta

Zain Katoe Korupsi, di Vonis 1 Tahun Penjara, Denda Rp. 100 Juta

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 09 Juni 2010 | 12:45 PM

Kabar Sulawesi-Parepare : Kasus korupsi yang terjadi 4 tahun silam di PT. Pare Bandar Madani yang melibatkan Drs. HM. Zain Katoe, yang juga adalah Walikota Parepare, Sulsel akhirnya berhasil di vonis oleh Majalis Hakim di PN Makassar, 2 Juni 2010. Ketuk Palu Hakim yang diketua Lambertus Limbong sempat tertunda dua kali atau 3 minggu, terakhir penundaan itu pada tanggal 20 Mei 2010, dengan alasan terdakwa diare. 


Zain Katoe, divonis 1 tahun  penjara juga mengharuskan Zain membayar denda Rp 100 juta subsider dua bulan penjara. Atas putusan itu, Terpidana usai siding langsung menyatakan banding. Padahal vonis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, 2 tahun penjara dan denda Rp 300 juta

Kasus Korupsi APBD Kota Parepare ini mencuat, ketika, Drs. HM.Zain Katoe, menjabat Walikota Parepare pada tahun 2004. Ia membentuk Perusahaan diberi nama PT. Pares Bandar Madani (PT.PBM}. Perusahaan holding company ini kepemilikan sahamnya oleh Pemda Kota Parepare, dengan menyetor dana APBD tahun 2004 sebesar 1,5 milyar rupiah. Sebagai pemilik saham, Zain Katoe kemudian menobatkan dirinya sebagai Komisaris Utama di Perusahaan tersebut.

Setelah 2 tahun berjalan, perusahaan ini tidak melakukan aktivitas apa-apa, walaupun sebelumnya konon pihak PT. PBM telah melakukan berbagai MoU ke beberapa investor, namun itu tidak pernah terwujud. Kondisi ini kemudian menjadi perhatian kelompok LSM, meminta agar penggunaan dana APBD Parepare sebagai saham mayoritas di PT. PBM diusut. Dalam vonis Hakim,, Zain Katoe dinyatakan melanggar Pasal 2 UU Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat 1 KUHP.

Zain Katoe bukanlah satu-satunya terdakwa kasus korupsi APBD senilai 1,5 milyar rupiah yang ditanam di PT. PBM, masih ada dua orang lagi, masing-masing ; Fres Lande, Direktur PT. PBM dan Umar Usman, mantan Kabag Pemerintahan dan Ekonomi Pemkot Parepare. Persidangan ketiga terdakwa ini, terpisah di Pengadilan Makassar.

Pres Lande sebelumnya pada tanggal 20 Mei 2010, telah divonis 3 tahun penjara. Selain hukuman penjara, oleh Majelis Hakim diketuai Mustari, memvonis Direktur PT. PBM ini, terdakwa juga dijatuhi sanksi denda senilai Rp 150 juta subsidair dua bulan penjara serta dijatuhi hukuman ganti rugi senilai Rp 1,1 miliar. Fres Lande terbukti melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sedangkan Umar Usman, mantan Kepala Bagian Pemerintahan dan Ekonomi Pemerintah Kota Parepare masih terus menjalani persidangan.

Ket foto : Drs. HM. Zain Katoe, Walikota Parepare

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer