Home » » Wagub: Peringatan Dini Penting Untuk Antisipasi Konflik

Wagub: Peringatan Dini Penting Untuk Antisipasi Konflik

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 22 Juli 2010 | 5:27 AM

Kabar Sulawesi : "Konflik Ambon Januari 1999 adalah sejarah kelam bagi Maluku, di mana eskalasinya cukup luas dan menghancurkan sendi peradaban budaya "Pela dan Gandong" serta ekonomi," jelasnya. Menurut dia, pemicu konflik bervariasi antara lain pengaruh minuman keras, persoalan batas tanah, ekonomi, perbedaan kepentingan politik dan ketidakadilan.



Wagub: Peringatan Dini Penting Untuk Antisipasi Konflik


Ambon (ANTARA) - Wakil Gubernur Maluku Said Assagaff mengingatkan seluruh komponen masyarakat, pemerintah, institusi keamanan serta lembaga swadaya masyarakat tentang pentingnya penerapan sistem peringatan dini dan tanggap dini untuk mengantisipasi konflik berbasis komunitas. "Sadar atau tidak, kita belum memiliki sistem penanganan konflik berbasis komunitas sehingga penerapan sistem peringatan dini penting untuk mengantisipasinya," kata Wagub Assagaff saat membuka Workshop Sistem peringatan dini dan tanggap dini akan konflik komunitas di Ambon, Rabu. Menurut dia, secara sosiologis konflik berbasis komunitas a bisa terjadi kapan saja baik di kalangan masyarakat sederhana maupun modern, mulai dari skala kecil hingga besar. "Sekecil apapun jangan disepelekan sehingga tidak terkesan pola penanganan seperti layaknya memadamkan api," tegas Assagaff. Wagub mengatakan, belajar dari banyak kasus konflik, orang seringkali melembagakan kekerasan sebagai satu-satunya cara penyelesaian yang berakibat pada jatuhnya korban jiwa, hancurnya nilai kemanusian dan pembangunan termasuk kebudayaan daerah.
"Konflik Ambon Januari 1999 adalah sejarah kelam bagi Maluku, di mana eskalasinya cukup luas dan menghancurkan sendi peradaban budaya "Pela dan Gandong" serta ekonomi," jelasnya. Menurut dia, pemicu konflik bervariasi antara lain pengaruh minuman keras, persoalan batas tanah, ekonomi, perbedaan kepentingan politik dan ketidakadilan. "Konflik itu bisa muncul ke permukaan dalam artian "manifest" dan laten, bila ada energi yang menggerakkan antara lain karena kepentingan elit politik maupun aktor intelektual," katanya. Wagub berharap, sistem peringatan dini direspons sehingga menjamin berfungsinya sebuah komunitas yang harmonis, hidup bersama dan damai, terutama menjelang pelaksanaan kegiatan pelayaran internasional Sail Banda, 24-17 Agustus 2010.
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer