Home » » Lagi Aksi Demo, Gambar Menlu Malaysia Diberi Kotoran Manusia

Lagi Aksi Demo, Gambar Menlu Malaysia Diberi Kotoran Manusia

Written By Redaksi kabarsulawesi on Jumat, 27 Agustus 2010 | 5:32 PM




Kabar Sulawesi : Selain memberi kotoran ke gambar, pengunjuk rasa yang berjumlah sekitar 30 orang juga membakar bendera Malaysia. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Diponegoro sempat macet total. Dalam aksinya, mereka meminta pemerintah Indonesia segera memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia. Selain itu, Dubes dan seluruh perwakilan Malaysia di Tanah Air juga harus dipulangkan. Jika tidak, mereka akan melakukan sweeping orang Malaysia di Indonesia




Indonesia Segera Nyatakan Sikap Resmi Terhadap Malaysia


Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto segera menyatakan sikap resmi terkait ketegangan dengan Malaysia.

"Menkopolhukam telah diistruksikan secara khusus (oleh Presiden) untuk menangani hal ini. Untuk itu beliau akan memberikan konfrensi pers nanti terhadap sikap resmi pemerintah dalam menyikapi perkembangan terakhir hubungan Indonesia-Malaysia," kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha ketika ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.

Menurut Julian, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga menginstruksikan agar ada sikap resmi pemerintah Indonesia yang disampaikan secara tertulis kepada pemerintah Malaysia.

"Sikap resmi kita juga akan disampaikan secara tertulis kepada pemerintah Malaysia, kepada Perdana Menteri Malaysia mengenai sikap pemerintah Indonesia," kata Julian tanpa menyebut secara rinci kapan sikap resmi itu akan dinyatakan.

Julian mengatakan, Presiden juga memerintahkan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa untuk melakukan berbagai upaya diplomasi, termasuk meningkatkan mutu sejumlah nota kesepahaman dengan Malaysia.

Awal September, kata Julian, akan ada forum tingkat menteri luar negeri yang akan dimanfaatkan untuk mendiskusikan posisi Indonesia dan Malaysia.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah Aman menyatakan, rakyat Malaysia telah kehilangan kesabaran akibat sejumlah aksi demonstrasi yang dilakukan di Indonesia. Demonstrasi di Indonesia itu dipicu oleh penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan oleh polisi Malaysia.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto menegaskan, sikap Indonesia tetap tegas terkait insiden penangkapan petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut. Indonesia juga tidak berniat tawar-menawar terkait sengketa batas wilayah dengan Malaysia.

Terkait aksi pembakaran bendera Malaysia dan pelemparan kotoran ke gedung kedutaan Malaysia di Jakarta yang menjadi pemicu hilangnya kesabaran pihak Malaysia, Djoko menyatakan, setiap aksi demonstrasi harus mematuhi aturan.

"Gini ya, saya selalu sampaikan dari dulu, demo melakukan aspirasi, kan diberikan ruang, diberikan peluang, diberikan kesempatan. Tetapi yang tidak melanggar aturan, kan. Itu saja kuncinya, terjemahkan sendiri itu," katanya.

Sebelumnya, sejumlah pemberitaan menyatakan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan diperlakukan seperti tahanan oleh Kepolisian Malaysia, setelah ditangkap di perairan Indonesia.

Ketiga warga negara Indonesia itu adalah Asriadi (40), Erwan (37), dan Seivo Grevo Wewengkang (26). Ketiganya kini telah dibebaskan.

Pemberitaan menyatakan, para petugas KKP itu diborgol dan tidak mengenakan pakaian dinas Kementerian Kelautan dan Perikanan setelah ditangkap oleh kepolisian Malaysia.

Pemerintah Hanya Kirim Surat Protes ke Malaysia

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Juru bicara Presiden, Julian A Pasha, mengatakan pemerintah segera mengirimkan sikap resminya secara tertulis kepada pemerintah Malaysia. Sikap resmi merupakan sikap Indonesia terhadap dinamika hubungan kedua negara yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

''Untuk sikap resmi pemerintah, memang akan ada sikap resmi kita yang juga akan disampaikan secara tertulis kepada pemerintah Malaysia, kepada Perdana Menteri Malaysia mengenai sikap pemerintah Indonesia,'' kata Julian di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (27/8).

Julian menambahkan, Indonesia sangat menyesalkan adanya insiden penangkapan tiga orang pegawai dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. ''Kita berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang,'' katanya.

Menurut Julian, Presiden telah mengingstruksikan Menlu menindaklanjuti peningkatan mutu MoU antara kedua negara. ''Dalam waktu dekat, 6 September. akan diadakan Joint Ministry Conference, semacam meeting di tingkat menteri luar negeri untuk bisa saling memahami posisi masing-masing negara,'' jelasnya.

Terhadap kejadian di perairan Bintan beberapa waktu yang lalu dan untuk mengantisipasi kejadian-kejadian serupa supaya tidak terulang di masa mendatang, Presiden telah menginstruksikan Menko Polhukam secara khusus untuk menangani hal ini.

Gambar Menlu Malaysia Diberi Kotoran Manusia


Liputan6.com, Jakarta: Puluhan aktivis Bendera dan Laskar Merah Putih menggelar aksi di depan markas Bendera, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (27/8). Dalam aksi itu, mereka sempat memberi kotoran manusia ke gambar Bendera Malaysia, Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah Aman, dan pesohor asal Malaysia Ashraf Sinclair, yang juga suami dari artis Bunga Citra Lestari.

Selain memberi kotoran ke gambar di atas, pengunjuk rasa yang berjumlah sekitar 30 orang juga membakar bendera Malaysia. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Diponegoro sempat macet total.

Dalam aksinya, mereka meminta pemerintah Indonesia segera memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia. Selain itu, Dubes dan seluruh perwakilan Malaysia di Tanah Air juga harus dipulangkan. Jika tidak, mereka akan melakukan sweeping orang Malaysia di Indonesia [baca: Lagi, Demo Anti Malaysia](ULF)

Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer