Home » » Nelayan Tradisional Kendari Takut Melaut

Nelayan Tradisional Kendari Takut Melaut

Written By Redaksi kabarsulawesi on Senin, 02 Agustus 2010 | 8:18 AM

Kabar Sulawesi : "Kondisi kehidupan ekonomi kami para warga nelayan sekarang ini tengah berada dalam situasi paceklik dan itu ada hubungan sebab-akibat dari musim angin kencang diawal bulan Agustus ini," katanya. Tahrir, nelayan Kelurahan Mata, mengatakan, bulan Agustus hingga September merupakan puncak musim angin dan hujan yang mempengaruhi situasi kehidupan ekonomi para nelayan.



Nelayan Tradisional Kendari Takut Melaut


Kendari (ANTARA) - Para nelayan tradisional yang ada di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini takut melaut, karena musim hujan dan musim angin kecang yang melanda kota ini dan perairan laut di Kendari.
Nelayan di kawasan Teluk Kendari, seperti di Kelurahan Kasilampe, Kelurahan Mata, Kelurahan Nambo, dan umumnya nelayan di pesisir kawasan kota lama, lebih memilih untuk menambatkan perahunya.
"Untuk keadaan sekarang ini, kondisi kami sangat susah karena selama beberapa hari kami enggan melaut, lantaran cuaca hujan yang dikuti angin kencang," kata nelayan di Kelurahan Kasilampe, Gona, di Kendari, Minggu.
Menurut dia musim hujan dan angin tersebut membawa dampak buruk terhadap kehidupan perekonomian para nelayan tradisional yang menggunakan perahu kecil untuk melaut, mereka menyebut musim ini kerap disebut musim paceklik.
"Kondisi kehidupan ekonomi kami para warga nelayan sekarang ini tengah berada dalam situasi paceklik dan itu ada hubungan sebab-akibat dari musim angin kencang diawal bulan Agustus ini," katanya.
Tahrir, nelayan Kelurahan Mata, mengatakan, bulan Agustus hingga September merupakan puncak musim angin dan hujan yang mempengaruhi situasi kehidupan ekonomi para nelayan.
"Kondisi kami seperti ini akan dijalani dari Agustus hingga September, kalau toh kami melaut, itu kami rugi terus karena hasil tidak ada," keluh Tahrir.
Ditempat terpisah, La Aja, warga nelayan di pesisir Kelurahan Kasilampe mengakui, kalau bulan Agustus ini merupakan masa yang cukup susah bagi nelayan untuk mendapatkan hasil tangkapan ikan, sebab kondisi cuaca angin dan hujan. Yahoo News
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer