Home » » Sail Banda 2010

Sail Banda 2010

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 03 Agustus 2010 | 12:26 PM

Kabar Sulawesi : "Suasana akan semarak dengan 2010 obor dibakar sepanjang pesisir pantai di Teluk Dalam Ambon berbarengan dengan diluncurkannya 2010 perahu - perahu kecil mainan dengan lilin kecil," katanya sambil menambahkan para peserta dan tamu juga disuguhi pergelaran pakaian khas daerah Maluku. Sail Banda 2010 berdasarkan keputusan Presiden SBY lokasinya di Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon dan Tiakur, ibu kota Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).





Pengamanan Super Ketat Sail Banda 2010


AMBON, KOMPAS.com - Pengamanan super ketat menandai puncak acara Sail Banda 2010. Acara ini akan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (3/8) pagi.
Tercatat sekitar 6.000 personel tentara dan polisi serta pendukung lainnya melakukan pengamanan, terutama menjelang dan saat kedatangan Presiden Yudhoyono dan rombongan para menteri di dermaga Pelabuhan Yos Sudarso, yang dipusatkan sebagai puncak acara Sail Banda 2010.
Puncak acara Sail Banda 2010 semula direncanakan di Kecamatan Banda, Pulau Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Namun, karena Presiden Yudhoyono tidak bisa datang ke Pulau Banda Neira, maka acara dipindah ke dermaga Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon.
Dari pengamatan Kompas.com, sejak Senin (2/8/2010) siang lalu, pengamanan menjelang puncak acara Sail Banda 2010, sudah mencolok. Hal itu terlihat dari tentara yang tersebar mulai dari Bandar Udara Pattimura sampai dengan Rumah Dinas Gubernuran di Mangga Dua, Kota Ambon, Maluku.
Tentara berjaga-jaga di seputar kota sampai sudut-sudut rumah penduduk. Menjelang Pelabuhan Yos Sudarso di Jalan A Sangaji, tentara bersenjata sudah semakin banyak. Tiap 5-10 meter, tentara berjaga-jaga.
Pemeriksaan di pintu metal detektor, di pintu masuk dermaga, lebih luar biasa lagi. Bukan hanya tas bawaan yang diperiksa, dompet pun bisa digeledah.
Kapal Motor (KM) Bukit Siguntang, yang menjadi "hotel terapung" bagi sebagian pengunjung, termasuk wartawan Peliput Kegiatan Kepresidenan, yang tidak kebagian tempat penginapan pun, terpaksa harus menyingkir dulu dari Pelabuhan Yos Sudarso untuk keamanan dan keselamatan Presiden Yudhoyono.
Pengawalan di pantai Kota Ambon, khususnya di dekat lokasi acara juga tergolong luar biasa. Selain nongkrong Kapal Republik Indonesia (KRI) yang didatangkan, juga berpatroli sejumlah kapal cepat Komando Pasukan Katak TNI-AL yang berseragam serba hitam.
Seorang petugas saat ditanya Kompas.com di lokasi acara, mengaku mereka tidak boleh main-main di bekas daerah konflik yang pernah terjadi tahun 2000 lalu.



Hujan Tidak Halangi Perhelatan Puncak Sail Banda


Ambon (ANTARA) - Hujan yang mengguyur Kota Ambon, ibu kota Provinsi Maluku sejak Selasa subuh tidak menghalangi perhelatan puncak "Sail Banda 2010" yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Jadwal Kepala Negara tidak berubah karena lokasi perhelatan puncak telah didisain mengantisipasi hujan yang kemungkinan mengguyur Kota Ambon sejak dini," kata koordinator acara panitia lokal "Sail Banda", Cak Saimima. kepada ANTARA, di Ambon, Selasa. Dia memastikan perhelatan puncak Sail Banda yang juga dihadiri sejumlah menteri, Dubes Suriname, perwakilan sejumlah negara sahabat dan peserta kegiatan bahari bertaraf internasional tersebut berlangsung sesuai jadwal telah diputuskan. "Jadi Presiden SBY pada puncak Sail Banda dijadwalkan mencanangkan Maluku sebagai lumbung ikan nasional serta penyerahan bantuan renovasi Masjid Raya Alfatah serta Gereja Maranatha dan Santo Paulus," kata Cak Saimima. Kepala Negara juga melakukan penandatanganan sampul pertama perangko Sail Banda, meninjau ke kapal USNS Mercy, KRI Soeharso dan menyaksikan perahu - perahu peserta. Atraksi fly pass pesawat Sukhoi TNI - AU dan terjun payung juga menyemarakkan puncak Sail Banda. "Jadi Sail Banda ini strategis untuk meyakinkan dunia internasional bahwa benar - benar Maluku telah aman sehingga semua komponen bangsa harus menyukseskannya dengan memelihara stabilitas keamanan dan mewujudkan sapta pesona," kata Saimima. Dia mengatakan suguhan seni dan budaya khas Maluku akan memeriahkan puncak Sail Banda. "Kami telah menyiapkan suguhan seni dan budaya pada puncak Sail Banda berlokasi di dermaga Yos Sudarso Ambon yang diawali artis Andre Hehanussa, Harvey Malaihollo dan grup musik Pasto menyanyikan lagu Sail Banda karangan Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu," Saimima. Sedangkan hingga jamuan makan malam kepada peserta dan tamu dijadwalkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon disuguhi seni dan budaya khas Maluku. Saimima mengatakan tarian tadisional seperti Zamra, Parisa dan Pukul Sapu dimeriahkan musik tradisional "totobuang" juga bisa disaksikan para peserta dan tamu, termasuk turis asing yang menyaksikan Sail Banda dengan pesertanya dilepas dari Darwin, Northern Teritorry dijadwalkan pada 24 Juli . "Suasana akan semarak dengan 2010 obor dibakar sepanjang pesisir pantai di Teluk Dalam Ambon berbarengan dengan diluncurkannya 2010 perahu - perahu kecil mainan dengan lilin kecil," katanya dan menambahkan para peserta dan tamu juga disuguhi pergelaran pakaian khas daerah Maluku.
"Rinduku padamu " Penyanyi legendaris Maluku, Zeth Lekatompessy akan melantunkan lagu "Rinduku Padamu" ciptaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Zeth menyatakan siap melantunkannya lagu diciptakan Presiden pada 2006 dan menjadi judul album perdananya. "Beta dihubungi Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu pada dua hari lalu ( Sabtu) untuk menyanyikan lagu ciptaan Presiden dan secara spontan menjawab siap," ujarnya. Zeth (70) yang pernah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penyanyi pria tertua, 67 tahun karena mampu menyanyikan lagi terbanyak tanpa partitur pada Mei 2007 itu mengakui telah melakukan uji coba di dermaga Yos Sudarso Ambon sebagai lokasi peringatan puncak Sail Banda 2010. "Beta bangga karena saat menyanyikan lagu ciptaan Presiden SBY sempat membuat terkagum - kagum Menko Kesra, Agung Laksono serta Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad saat uji coba, kemarin (Minggu)," katanya. Zeth bangga dipercayakan melantunkan lagu ciptaan SBY yang diciptakan setelah dua tahun menjadi Presiden karena siap tampil prima. "Catatan sejarah khusus dalam hidup beta yang akan dikenang sepanjang hayat karena merupakan kebanggaan bagi seorang penyanyi melantunkan lagu ciptaan Presiden," ujarnya.


Penerjun Payung Batal Serahkan Bouquet kepada Presiden


Ambon (ANTARA) - Dua penerjun payung dari TNI - AU batal menyerahkan baoquet/ karangan bunga kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono pada puncak acara "Sail Banda 2010" karena hujan mengguyur Kota Ambon Provinsi Maluku sejak Selasa subuh. Bouquet berisikan pataka "Sail Banda 2010" itu awalnya dijadwalkan dibawa dua dari 10 penerjun yang sebenarnya telah siap melakukan atraksi di udara, selanjutnya diserahkan di lokasi perhelatan di dermaga Yos Sudarso Ambon. Koordinator acara panitia lokal "Sail Banda 2010", Cak Saimima, membenarkan, dibatalkannya acara tersebut karena faktor cuaca tidak memungkinkan. "Jadi atraksi terjun payung dan pesawat Sukhoi tergantung kondisi cuaca. Sekiranya siang hari (Selasa) tidak hujan lagi, maka atraksi di udara itu tetap dilaksanakan karena warga Kota Ambon dan sekitarnya mendambakan peristiwa langka pesawat Sukhoi dengan kecepatan tinggi itu menghiasi udara di sini," ujarnya. Saimima memastikan acara lainnya tetap dilaksanakan sesuai jadwal karena lokasi perhelatan puncak Sail Banda telah didisain mengantisipasi kemungkinan hujan. "Jadi Presiden SBY pada puncak Sail Banda tetap menyerahkan bantuan renovasi Masjid Raya Alfatah serta Gereja Maranatha dan Santo Paulus, menandatangani sampul pertama perangko Sail Banda, meninjau ke kapal USNS Mercy, KRI Soeharso dan menyaksikan perahu - perahu peserta. Saimima menilai Sail Banda strategis untuk meyakinkan dunia internasional bahwa benar - benar Maluku telah aman sehingga semua komponen bangsa bertekad menyukseskannya dengan memelihara stabilitas keamanan dan mewujudkan sapta pesona. Dia mengatakan suguhan seni dan budaya khas Maluku akan memeriahkan puncak Sail Banda. "Kami telah menyiapkan suguhan seni dan budaya pada puncak Sail Banda berlokasi di dermaga Yos Sudarso Ambon dengan penyanyi legendaris Maluku, Zeth Lekatompessy melantukan lagu "Rinduku Padamu" cipatan Presiden SBY pada 2006," ujar Saimima. Sedangkan hingga jamuan makan malam kepada peserta dan tamu dijadwalkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantui, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon disuguhi seni dan budaya khas Maluku. Saimima mengatakan tarian tadisional seperti Zamra, Parisa dan Pukul Sapu dimeriahkan musik tradisional "totobuang" juga bisa disaksikan para peserta dan tamu, termasuk turis asing yang menyaksikan Sail Banda dengan pesertanya dilepas dari Darwin, Northern Teritorry dijadwalkan pada 24 Juli . "Suasana akan semarak dengan 2010 obor dibakar sepanjang pesisir pantai di Teluk Dalam Ambon berbarengan dengan diluncurkannya 2010 perahu - perahu kecil mainan dengan lilin kecil," katanya sambil menambahkan para peserta dan tamu juga disuguhi pergelaran pakaian khas daerah Maluku. Sail Banda 2010 berdasarkan keputusan Presiden SBY lokasinya di Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon dan Tiakur, ibu kota Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Hanya saja oleh panitia lokal Sail Banda lokasi di Tiakur dialihkan ke Kisar, ibu kota pemerintahan sementara MBD yang merupakan jadwal terakhir Sail Banda yakni peringatan HUT RI ke-65. Kisar merupakan salah satu pulau terluar di MBD yang sdcara geografis dekat dengan Timor Leste. yahoonews

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer