Home » » Berlibur Ke Permandian Air Panas Lejja

Berlibur Ke Permandian Air Panas Lejja

Written By Redaksi kabarsulawesi on Jumat, 01 Juli 2011 | 1:31 AM

Kabarsulawesi - Soppeng : Lejjja, sebuah nama obyek wisata alam permandian air panas. Letaknya di Kecamatan Marioriawa, Desa BuluE, Kabupaten Soppeng, Sulawesi selatan. Setiap hari warga dari berbagai daerah di Sulawesi selatan maupun dari luar provinsi Sulawesi, tempat ini ramai dikunjungi. Apalagi di hari raya atau hari libur lainnya. 

Untuk menuju ke lokasi obyek wisata Lejja, harus menggunakan kendaraan roda dua atau mobil, sebab lokasinya sekitar 10 km dari jalan poros Kabupaten Soppeng, dengan jalan yang berkelok disertai penurunan dan tanjakan, dengan lebar jalan beraspal cukup mulus. 

Letaknya memang terbilang jauh, sebab obyek wisata alam ini masuk dalam lokasi hutan Negara, berada di tengah lembah yang dikelilingi bukit-bukit dan hutan dengan berbagai tumbuhan liar dan pepohonan jati putih. Tidak heran jika dibeberapa tempat di lokasi obyek wisata Lejja, terpasang papan pengumuman dari Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam yang melarang melakukan pembakaran dan mengambil jenis-jenis tanaman yang dilindungi.

Karena letaknya ditengah-tengah lembah, para pengunjung harus berjalan kaki menuruni ratusan anak tangga  yang terbuat dari semen yang disekelilingnya adalah pohon-pohon tinggi  yang membuat para pengunjung tidak merasa kecapean dan terlindung dari sengatan matahari, apalagi suhu udara di tempat itu cukup sejuk
Di lokasi obyek wisata Lejja ini luasnya sekitar 1 ha. Disana ada beberapa kolam permandian dengan kedalam yang bervariasi mulai dari seukuran lutut hingga pinggang orang dewasa. Kolam-kolam ini sengaja dibuat, untuk memudahkan pengunjung menikmati air yang mengalir dari bukit menuju kolam permandian mirip air terjun, sehingga jika pengunjung hendak merasakan air hangat, mereka cukup berdiri di bawahnya. Sementara di beberapa kolam lain, para pengunjung hanya merendam kakinya sambil duduk santai di tepi kolam yang terbuat dari tegel (marmer).

Didalam kawasan obyek wisata ini, juga ada gasebo yang disewa Rp.50.000 per dua jam. Selain itu juga ada villa-villa  mirip rumah panggung terbuat dari kayu berukuran sedang dan besar. Menurut petugas yang mengurusi villa itu, sewanya untuk villa ukuran sedang Rp.250.000 per 12 jam, sedangkan villa yang paling besar Rp.500.000 per 12 jam. 

Wajar saja, lokasi obyek wisata alam permandian air panas Lejja ini setiap hari ada pengunjungnya, karena vila-villa itu oleh para pengunjung ditempati untuk penginap. Biasanya para pengunjung yang mau menginap, mereka memesan villa  seminggu sebelumnya. Mereka menginap kadang sampai dua hari, terpadat pada hari sabtu, villa-villa itu sudah terisi penuh.

lokasi wisata alam permandian air panas Lejja ini setiap tahunnya dikunjungi sekitar 5000 wisatawan lokal. Tiket masuk ke kawasan obyek wisata alam Lejja ini, untuk dewasa hanya Rp2500 dan anak-anak Rp1500 per orang. Tiket masuk ini menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Soppeng di bidang Pariwisata.

Selain sebagai obyek wisata alam permandian air panas, kawasan hutan Negara yang mengelilingi obyek wisata itu dapat kawasan hutan Negara denga berbagai jenis tumbuhan hutan. Malah dilokasi ini biasa digunakan sebagai lokasi wisata out bound. 

Obyek wisata permandian air panas ini dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai seperti Air bersih, Listrik, Areal Parkir, Jalan Beraspal, Guest House, Kolam Berendam, Lapangan Tennis dan Baruga Wisata untuk pertemuan dengan daya tampung 300 orang.

Daya tarik obyek wisata permandian air panas ini selain berada di tengah lembah, juga diyakini oleh para pengunjung air panas lejja yang mempunyai suhu 60°C dengan kadar belerang 1,5% dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit dan rematik bila berendam atau mandi di kolam air panas tersebut (Kolam berendam) (sulhayat)

Inilah Videonya :



Warung Bebas

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer