Home » » Revitaslisai Pasar Tradisional Seluruh Indonesia Rp. 176 M

Revitaslisai Pasar Tradisional Seluruh Indonesia Rp. 176 M

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 26 Juli 2011 | 3:59 PM

Kabarsulawesi - Anggota Komisi VI DPR RI Idris Leana menyampaikan pemerintah mengalokasikan dana bantuan untuk revitalisasi pasar-pasar tradisional di seluruh Indonesia bersumber dari APBN 2011 sekitar Rp178 miliar.


Daerah untuk mendapatkan alokasi anggaran bantuan tersebut, tentu harus mengusulkan sesuai kebutuhan ke Kementerian terkait, kata Idris Leana dalam kunjungan kerja ke Sumbar, di Padang, Selasa.

Idris Leana salah satu dari rombongan Komisi VI DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi Airlangga Hartarto selama empat hari (Senin-Kamis) dalam rangka menjemput aspirasi sebagai masukan untuk persiapan rencana APBN 2012.

Dana alokasi untuk pasar itu, tentunya untuk melayani 480 kabupaten dan kota, tapi jelas berdasarkan pengusulan dari masing-masing daerah yang memerlukan ke Kementerian.

Namun, jelas tidak semua pasar-pasar tradisional yang bisa dilayani revitalisasinya pada 2011, karena anggaran negara juga terbatas.

"Alokasi dana bantuan revitalisasi pasar tradisional tersebut, terdapat pada Kementerian Perdagangan, jadi daerah mengusulkan ke sana, bukan ke DPR," kata anggota badan anggaran itu.

Anggota Fraksi Golkar ini menyampaikan, katika banyak permintaan dari pemerintah kabupaten dan kota di Sumbar, untuk bantuan revitalisasi pasar-pasar tradisional karena banyak kondisinya sudah memprihatinkan. 
Dalam pertemuan rombongan Komisi VI DPR dengan gubernur Sumbar, wakil bupati dan wakil wali kota serta jajaran instnasi terkait tingkat Provinsi Sumbar pada (25/7). Para wakil rakyat ini mempertanyakan perkembangan usaha koperasi, konstribusi BUMN dan BUMD dalam mendukung mengatasi pengangguran pasca gempa 2009 melalui dana PKBL dan CSR.

Selain itu, perkembangan sektor usaha kecil dan menengah, serta mengklarifikasi isu peredaran bibit kelapa sawit palsu di wilayah itu. Kemudian mengharapkan Sumbar kembali untuk melirik potensi komoditi rempah-rempah yang banyak diicar pasar internasional.

Kemudian anggota DPR RI itu, juga mempertanyakan perkembangan ekspor dan impor terhadap komoditi andalan Sumbar, dan sumbangan terhadap perekonomian daerah.

Dalam kunjungannya, rombongan Komisi VI DPR RI dijadwalkan menggelar pertemuan juga dengan BUMN di Sumbar, serta jajaran SKPD yang berkaitan dengan sektor riil di tingkat provinsi.


Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer