Home » » Nazaruddin Tertangkap di Colombia

Nazaruddin Tertangkap di Colombia

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 09 Agustus 2011 | 2:16 AM


Kabarsulawesi. COM : Interpol menangkap seorang mirip tersangka korupsi pembangunan wisam atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin di Kota Pelabuhan Cartagena, Kolombia.
Saat ditangkap pria tersebut beridentitas M. Syahruddin. Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan laporan tersebut dia peroleh dari Duta Besar Indonesia untuk Kolombia, Michael Manufandu Ahad (6/8) pukul 21.00.
Berdasarkan informasi itu seseorang yang identik dengan Nazaruddin telah ditangkap. "Secara fisik atas pengamatan beliau (Dubes RI) identik dengan apa yang disebut nazaruddin,"jelasnya saat memberikan keterangan pers di Istana Negara, Senin (7/8).
Namun, lanjut Djoko pihaknya masih akan memastikan lebih jauh seputar penangkapan itu. Untuk itu, tim gabungan dari Kepolisian, KPK dan Kementerian Luar Negeri akan segera berangkat ke sana. "Akan kita segera berangkatkan kesana,"ucapnya.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kolumbia menargetkan pendeportasian tersangka kasus suap, Nazaruddin, sudah bisa dilakukan pada pekan ini. 
Staf KBRI di Kolumbia, I Made Subagia, saat dihubungi dari Jakarta, Senin malam, mengatakan, sesuai aturan yang berlaku di Kolumbia, pihaknya mempunyai waktu hanya dua hari kerja untuk mengurus nota diplomatik pendeportasian Nazaruddin. 
"Jadi, sejak dia (Nazaruddin) ditahan pada Senin ini, kami hanya punya waktu dua hari (hingga Rabu, 10/8) untuk mengurus nota diplomatiknya," katanya. 
Karenanya, ia mengatakan, pihaknya saat ini bekerja cepat mengejar waktu sampai Rabu depan guna menyelesaikan nota diplomatik. 
Berdasarkan pengalaman selama ini, kata Subagia, pihaknya mampu menyelesaikan nota diplomatik selama dua hari kerja. 
Made melanjutkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri untuk pendeportasian Nazaruddin. 
"Saat ini, kami tengah menunggu tim dari Jakarta," ujarnya. 
Nazaruddin ditangkap Interpol di Kota Cartagena, Kolombia, Minggu (7/8) sekitar pukul 02.00 waktu setempat atau Minggu (7/8) pukul 14.00 WIB. 
Dia masuk ke Kolumbia dengan memakai paspor palsu atas nama M Syarifuddin. Foto pada paspor juga diketahui palsu. 
 Duta Besar Indonesia untuk Kolombia, Michael Menufandu menceritakan Nazaruddin lebih banyak terlihat tenang selama ditahan polisi lokal.
"Saya sama sekali tidak melihatnya menangis seperti orang yang ketakutan atau sedih," kata Michael saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (8/8/2011) malam.
Menurut Michael, Nazaruddin memang sempat bertindak agresif. Namun Agersifnya Nazaruddin itu kala menjelaskan soal dirinya yang bukan buronan dan meminta tak dilarang untuk menelepon. Polisi pun meberikan keleluasaan pada Nazaruddin untuk menelepon.
Kini Nazaruddin diamankan di sebuah tempat di kota Bogota. Nazaruddin sempat meminta untuk ditahan di kantor Kedutaan Besar namun tak dikabulkan pihak Interpol.

Markas Besar Polri segera mengirimkan tim penjemput M. Nazaruddin di Kolombia. Tim ini terdiri dari gabungan Polri dengan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan Kementerian Luar Negeri.
"Saat ini, tim untuk penjemputan sedang disiapkan untuk segera berangkat, untuk menjemput yang bersangkutan (Nazaruddin). Terdiri dari tim gabungan, dari Polri, KPK, Kementerian Hukum dan HAM, Kemenlu, ada semua," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Pol. Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Senin (8/8).
Namun, Anton belum mengetahui jadwal pasti keberangkatan tim tersebut. Sebab, jadwal keberangkatan diatur oleh Kemenlu. "Sedang diusahakan segera berangkat. Jam berapanya di Menlu saja tanyanya," katanya.
Dari berbagai sumber via yahoonews

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer