Home » » Warga Pertanyakan Dana Kelompok Usaha

Warga Pertanyakan Dana Kelompok Usaha

Written By Redaksi kabarsulawesi on Jumat, 26 Agustus 2011 | 4:20 PM

Kabar Sulawesi - Parepare : Bantuan dana hibah sebesar  2 miliar lebih yang sumber dananya dari APBN melalui provinsi Sulawesi Selatan untuk kelompok usaha bersama, yang dikelolah oleh dinas sosial kota parepare, dan diberikan oleh 18 Kelurahan dikota parepare dengan tingkat penerimaan bervariasi kapasitas pemberian dana hibah dan bantuan sosial harus tepat sasaran, seperti yang tertuang dalam peratutan menteri dalam negeri No.32 thn 2011 tentang pedoman dana hibah.

Menurut Ikbal Gani  kepada kabarsulawesi.com Jum’at 26 Agustus 2011 salah satu warga kelurahan Labukkang Kecamatan Ujung Kota Parepare, kelompok usaha bersama (kube) Rawan terjadi penyelewengan salah satunya kelurahan labukkang, yang seharunya bantuan dana hibah diperuntukkan bagi orang miskin namun kenyataannya yang menikmati adalah orang –orang tertentu dalam hal ini orang yang tingkat ekonominya tergolong mampu.

Ikbal juga mengatakan penggunaan dana hibah yang dikucurkan melalui Dinas Sosial, yang diberikan kepada orang miskin  uang tunai perorang melalui kelompoknya tanpa pengembalian karena dana hibah, sebesar 20 juta rupiah, yang diterima warga kelurahan labukkang yang terdiri dari 6 kelompok sebesar 120 juta rupiah adalah uang tunai untuk belanja, dan formatnya sederhana asal jelas jelas penerima dan digunakan untuk apa.

Makanya, kami sebagai warga masyarakat dengan tegas mempertanyakan, bantuan dana hibah tersebut apakah untuk orang miskin atau sebaliknya, karena saya melihat disini jelas terjadi penyelewengan dan penyalah gunaan karena tidak tepat sasaran kata Ikbal Gani. (ruslan nawir)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer