Home » » Pembangunan Pasar Kuliner Bermasalah ?

Pembangunan Pasar Kuliner Bermasalah ?

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 04 Januari 2012 | 11:14 PM


Kabarsulawesi – Parepare :  Pembangunan sarana perdagangan (pasar kuliner) yang dianggarkan APBN sebesar 3.881.200 tahun 2011 yang dibangun diareal pantai belakang puskesmas madising namario dengan masa pelaksanaan kontrak berakhir pada 31 desember 2011, pekerjaan mega proyek tersebut  terlambat dan baru menyelesaikan pekarjaannya 70 persen yakni pekerjaan fisisk 60 persen dan material 10 persen sehingga pekerjaan proyek pembangunan pasar kuliner sementara dalam tahap penghentian.

 Adapun anggaran dana tersebut berasal dari kementerian perdagangan tersbut dengan DPPID nomor kontrak 085/02/ pasar-kuliner/ppk-perindag kop dan ukm dananya sekarang diblokir di KASDA  PEMKOT kota parepare untuk menunggu hasil  dari DPRD kota parepare untuk menunggu kelanjutan pembangunan pasar kuliner, diberhentikan karena tidak sesuai dengan pekerjaannya.

Pejabat pembuat komitmen IR, SYAHWARMAN PAWALLUNGI,SE, kepada kabarsulawesi,com  Rabu 4 januari 2012 saat ditemui diruang kerjanya mengatakan masalah pembayaran pekerjaan  proyek kembar tersebut atau pasar kuliner akan dibayar sesuai dengan mekanisme yakni disesuaikan dengan hasil pembobotan atau progres pekerjaannya  dan sebagian dananya sementara diblokir untuk menunggu hasil dari DPRD, pada komis 3 yang menangani pembangunan.

Syahwarman juga menjelaskan kalau hal ini harus dibahas ulang dan kami selaku PPK tidak ada niat untuk tidak mencairkan dana  100 persennya rekanan tersebut dengan bobot pekerjaan harus mencapai 100 persen, karena kami juga tidak berani dan tidak punya wewenang untuk mencairkan dana 100 persen itu kalaupenyelesaian  bobot pekerjaan  baru 70 persen, kita hanya bisa tinggal menunggu saja hasil dari keputusan komisi 3 DPRD kota parepare, untuk kelanjutan pembangunan pasar kuliner itu dan dalam dekat ini juga kami akan kejakarta untuk mengurus dana kelanjutan kuliner dan UKM sebesar 12 miliar rupiah dan ada kemungkinan tahun ini dua megah proyek kembar tersebut Cuma disatukan dan satu PPK kata Syahwarman. ruslan nawir.
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer