Home » » Proyek UKM, Rekanan Akui Ada Kesalahan Pemasangan Pondasi

Proyek UKM, Rekanan Akui Ada Kesalahan Pemasangan Pondasi

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 03 Januari 2012 | 5:45 PM

Kabar Sulawesi – Parepare : Proyek pembangunan usaha kecil menengah dan pedagang kaki lima kota parepare tahun 2011 yang bersumber dari dana APBN (Tugas Pembantuan) menjadi sorotan oleh beberapa AKTIVI LSM, karena  ada penyelewengan bestek dalam p[ekerjaan pembanguna proyek tersebut, Hearing diruang banggar  oleh komisi 3 rekanan dan LSM  selasa 3 januari 2012 terkait dengan pekerjaan tersebut sehingga menhadirkan konsultan perencana dan konsultan pengawas

Aktivis LSM indonesian crisis centre, Andi ILHAM memperlihatkan gambar  pekerjaan  yang menyalahi bestek dan dinilai mark-up itu, adapun beberapa item pekerjaan yang bermasalah itu seperti dengan galian kedalaman yang hanya 1, 25 meter,serta  dan hanya mengandalkan pondasi tapak dan tidak ada pondasi penerus dalam hal ini pondasi dinding untuk pemesangan batu bata

Sementara itu direktur  PT, Karya pare sejahtera mengatakan mengenai masalah pasangan pondasi tersebut memang kami ada kekeliruan, yakni kesalahan awal sebelumnya dalam melihat  skill gambar tersebut, AZIS konsultan perencana UKM tersebut mengatakan kami selaku konsultan perencana tidak pernah menginginkan hal tersebut  sudah berulang kami sampaikan kepada rekanannya, akan tetapi renaannya sendiri yang tidak menggubris arahan dari konsultan, sejak awal pekerjaan dimulai seharusnya ada konsultasi antara pihak rekanan dan konsultan, ironisnya pekerjaan berjalan tanpa konsultan pengawas, kekutiran H.Rahman Saleh anggota DPRD komisi 3 ternyata terbukti kalau pekerjaan pembangunan UKM itu sejak dari proses lelangnya sampai keperjaan Fisik

Sementara kepala dinas lingkungan Hidup DRS.Mang Arfah juga nengatakan kalau selama amdal UKL-UPL  sampai sekarang belum ada padahal  amdal itu sangat penting  seharusnya sebelum proyek tersebut dibangun sudah ada permintaan amdalnya kata mang arfah, lain halnya aktivis LSM-LPBB( lembaga patriot Bina Bangsa) Syamsul Bachri Sapaan ANCU, Mengatakan sebelum proyek tersebut dikerjakan seharusnya dilakukan pengujian tanah untuk mengetahui apakah tempat tersebut layak atau tidak dijadikan tempat untuk membangun sebuah proyek pembangunan gedung dengan alasan tanah tersebut hanyalah timbunan terangnya. ruslan nawir
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer