Home » » Ilham Tak Ingin Libatkan Pejabat

Ilham Tak Ingin Libatkan Pejabat

Written By Redaksi kabarsulawesi on Senin, 09 April 2012 | 4:18 PM

Kabarsulawesi - Makassar : Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin berjanji tidak akan memobilisasi dukungan pejabat dan camat, terutama di Makassar, menghadapi Pemilihan Gubernur Sulsel.

Kandidat gubernur yang diusung Partai Demokrat ini menyatakan, camat dan pejabat lainnya harus tetap fokus menjalankan tugas sebagai pamong. Mereka tidak bisa ikutikutan mengarahkan dukungan kepada kandidat.“Biarkan warga yang menentukan pilihan. Kita jangan mengintervensinya karena mereka sudah cerdas,” tandas Ilham,kemarin. Seperti diberitakan, tim Ilham-Aziz Qahhar Mudzakkar mengancam akan melaporkan camat dan pejabat di daerah yang terbukti mengintervensi warga atau terang-terangan mendukung kandidat tertentu. Sebab, cara seperti itu dianggap bertentangan dengan fungsi pejabat yang harus tetap bersikap netral.

Ancaman itu menyikapi pernyataan dukungan 27 camat se-Kabupaten Bone yang mendukung incumbent Syahrul Yasin Limpo.Tak tanggungtanggung, sebagai bentuk keseriusannya, mereka menyerahkan dalam bentuk tertulis yang ditandatangani. Pernyataan dukungan itu disampaikan saat Syahrul menghadiri hari jadi Kabupaten Bone. Selain camat, beberapa bupati juga terang-terangan memberikan dukungan kepada kandidat tertentu. Bahkan, tidak sedikit di antaranya menggunakan fasilitas pemerintah untuk menyosialisasikan jagoannya tersebut di daerah yang dipimpinnya.

Ilham mengatakan, di setiap kunjungannya ke daerah, dia selalu mengimbau bupati atau pejabat benar-benar menempatkan dirinya sebagai pembina politik, tanpa mengarahkan warganya.“Saya kira warga yang bisa menilai sendiri. Kami berikan keleluasaan kepada masyarakat.Tugas kita semua, bagaimana ajang pilgub ini bisa menjadi momentum memberikan pendidikan politik yang cerdas dan bermartabat,” tutur Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel ini.

Khusus pejabat dan camat yang menjadi bawahannya di Pemkot Makassar, dia mengaku sudah memberikan peringatan agar tidak terpengaruh dengan dukungan camat dan pejabat di daerah lainnya. Apalagi sampai ikut-ikutan mem-branding kendaraan dinasnya. Terkait laporan 27 camat di Bone yang memberikan dukungan kepada kandidat tertentu, Ketua Divisi Publikasi dan Informasi DPD Demokrat Sulsel Syamsu Rizal mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan bukti dan data-data keterlibatan camat, pejabat, maupun bupati yang sudah terangterangan tidak netral.

“Kami tidak main-main menyikapi itu. Semua bukti pendukung sudah kami pegang, termasuk foto-fotonya,” papar Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal. Kendati demikian, pihaknya sama sekali tidak terganggu dengan aksi dukung-mendukung bupati dan camat tersebut. Pasalnya, fokus timnya saat ini, yakni terus berusaha mendekati masyarakat sebagai pemilih mayoritas. Untuk itu, pendekatan kepada masyarakat jauh lebih baik dengan menawarkan konsep pemerintahan dan program yang prorakyat.

“Kami sudah susun program ekonomi kerakyatan yang menjadi jualan kepada masyarakat. Nanti tim atau sukarelawan yang menjelaskan detail masingmasing program kami biar bisa sejalan yang tentu bermuara pada kebersamaan berjuang,” pungkas dia. Menanggapi ancaman gugatan tersebut,Sekretaris DPD II Golkar Bone Firman Batari mengatakan dukungan 27 camat se-Bone kepada Syahrul adalah hak politik setiap warga negara. “Kalau ada yang mau melapor ke Mendagri, silakan saja. Itu hak mereka. Tapi, apakah pihak Ilham juga tidak melibat pejabat?”kilahnya.

Firman mengatakan, camat dan lurah termasuk kepala desa adalah elemen masyarakat yang memiliki hak politik yang sama. Karena itu kalau hanya sebatas memberikan pernyataan dukungan secara tertulis, masih wajar dan belum bisa masuk dalam kategori pelanggaran. Menurut dia, yang dilarang bagi pegawai negeri sipil (PNS) adalah ikut mengampanyekan salah satu calon bupati atau menghadiri kampanye calon dengan memakai atribut partai politik atau seragam PNS. ● arif saleh/yos naiobe

Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/484656/
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer