Home » » Soal Jual Beli Tanah, Hakri Bin Usman Cari Keadilan

Soal Jual Beli Tanah, Hakri Bin Usman Cari Keadilan

Written By Redaksi kabarsulawesi on Minggu, 22 April 2012 | 11:09 PM

Hakri Bin Usman cari keadilan
Kabarsulawesi – Parepare :  kasus sengketa tanah tahun 2007 antara pihak pembeli bernama Hakri Bin Usman dan H. Malik Hambali mantan sekretaris Propinsi( (sekprop) dengan luas tanah 21.076 M2 yang terletak di jalan lingkar tassiso kelurahan lompoe, kecamatan bacukiki kota parepare,  Drs. H.ABD. MALIK HAMBALI menawarkan tanahnya kepada sipembeli Hakri BIN Usman, harga tanah tersebut senilai 200 juta rupiah.

Hakri didepan wartawan minggu 22.4.2012 diwarung kopi Orange, mengatakan  kasus tersebut sudah berproses sejak beberapa tahun lalu yakni tahun 2007, malah  waktu itu saya selaku pembeli dijadikan tesangka dan ditahan selama 100 hari karena dituding melakukan penggelapan, padahal menurut saya itukan sangat aneh dan terjadi keganjalan pada hukum positif dinegara kita ini, karena anehnya hukum yang terjadi maka kami sendiri yang mencari keadilan,

“Hakri juga menyayangkan dengan ketidak adilan hukum yang berlaku dinegara kita ini yang menganut hukum positif, yang waktu itu kami yang dijadikan tersangka dan ditahan selama 100 hari lamanya dengan tudingan penggelapan, padahal kami hanya pembeli, padahal apa yang terejadi itu tidak sesuai dengan fakta, seharusnya yang melakukan penggelapan yakni sipenjual Drs. H. ABD. MALIK HAMBALI.

Dengan ketidak puasan kami mencari keadilan sendiri, awal mencari keadilan itu kami mulai kepresiden -RIdan kemudian diarahkan kesesneg, Kekapolri, MA, Kejagung, komnas HAM, dan KY, DPR-RI dalam hal in I komisi 3 termasuk media cetak dan Elektronik, dengan bersusah payah  dan berkat laporan ini akhirnya akhirnya ditindak lanjuti dan hasil keputusan dari mahkamah agung menyatakan bahwa Drs. H.ABD. MALIK HAMBALI mantan sekretaris propinsi sulawesi selatan dinyatakan bersalah telah tindak pidana penggelapan dan dijatuhi hukuman selama 10 bulan namun sampai hari ini belum dieksekusi oleh pihak kejaksaan tinggi Sulawesi selatan. (ruslan Nawir)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer