Home » » Pengawasan Dan Pencegahan Ilegal Loging Mengatasi Banjir Dan Bencana Alam

Pengawasan Dan Pencegahan Ilegal Loging Mengatasi Banjir Dan Bencana Alam

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 23 Mei 2012 | 11:31 AM

Kabarsulawesi – Luwu Utara : Sosialisasi kegiatan pemantuan dan penyebaran impormasi bencana alam kabupaten luwu utara dilaksanakan di kantor kecamatan sabbang dihadiri camat sabbang dan seluruh stap dan seluruh kepala desa se kecamatan sabbang baik dari toko  masyarakat, dan pemuda, langsung disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Alam Tingkat Propensi Sulawesi Selatan Drs Paliraja MM Bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah ( BPBD ) Dra Hj Andi Eviana M S.I dan beberapa staf lainnya yang rencana disosialisasikan di delapan kecamatan luwu utara.

Tujuannya untuk menghimpun informasi atau masukan yang disampaikan  peserta rapat dari berbagai pedesaan yang rawan banjir dan bencana alam maupun penyebab sering terjadinya  banjir dan bencana, setelah diadakan dialog tanya jawab peserta menyampaikan pertanyaan hampir sama penyebab terjadinya banjir dan bencana.

Yaitu, pertama tidak ada ketegasan penngawas petugas dilapangan untuk mengawasi penebangan liar yang tidak memiliki isin yang amdal baik petugas dari dinas kehutanan maupun dari pihak kepolisian. Kedua izin lokasi kadang terjadi lokasinya berbeda dengan tempat izin lokasi. Ketiga sebagian aliran sungai suda h terjadi pendangkalan perlu pengerukan utamanya bagian hilir.

Selain dari itu tidak tertibnya pengambilan golongan galian tambang C,kemudian permintaan kepala desa yang rawan banjir disediakan Skapator wilayah rawan banjir dan bencana yang langsung dipungsikan pada saat terjadi banjir, untuk sungai saluampak kecamatan sabbang yang menghantam desa Mari Mari bagian hulu sungai perbatasan luwu dengan luwu utara menurut masyarakat sering terjadi penebangan liar termasuk wilayah Kabupaten Luwu,dan masyarakat  mengharap kerja sama petugas maupun kedua pemerintah kabupaten untuk mengawasi penebangan daerah hulu sungai kedua perbatasan tersebut,

Dan kepala pelaksana penanggulangan bencana daerah Dra HJ A. Eviana M S.I menyampaikan agar ada kerja sama perbatasan baik antar desa dengan desa,antar kecamatan dengan kecamatan,serta peran masyarakat dalam pencegahan banjir dan bencana dan segera melaporkan bila terjadi banjir dan bencana untuk segera ditinjau  bagi kepala desa yang belum memasukan data rawan banjir dan bencana segera dimasukan untuk di verifikasi,kemudian disampaikan bila ada bantuan bencana alam jangan sala sasaran,sedangkan Drs Paliraja MM masyarakat berbasis bencana artinya sebelum terjdi bencana perlu ada perencanaan dimana ditempatkan untuk di evakuasi setelah terjadi bencana dan direncanakan sendiri masyarakat setempat. ( Jamal andua )


Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer