Home » » Perumahan PNS Parepare Memprihatinkan

Perumahan PNS Parepare Memprihatinkan

Written By Redaksi kabarsulawesi on Sabtu, 12 Mei 2012 | 2:06 PM

Kabarsulawesi – Parepare : Mungkin karena gerah karena selalu mendapatkan informasi yang kurang baik terhadap kondisi perumahan PNS, apalagi aparat yang bersentuhan langsung terhadap perumahan tersebut tidak juga bisa berbuat apa-apa. Maka, hari Senin, pekan lalu, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Parepare H. Sjamsu Alam bersama jajarannya melakukan peninjauan langsung ke perumahan yang terletak di Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki.

Dan memang betul, apa yang diterima dari laporan masyarakat bahwa perumahan PNS terbengkalai dan banyak mengalami kerusakan serta fasilitasnya belum ada. Padahal perumahan ini dibangun tahun 2004 dengan memanfaatkan program bantuan dana dari Menteri Perumahan. Bahkan Menteri Perumahan pada tahun 2007 pernah diundang untuk meresmikan kompleks perumahan PNS tersebut.

Sjamsu Alam tidak bisa menutupi kekecewaannya melihat kondisi perumahan tersebut, sehingga ia segera meminta dilakukan pertemuan guna menindaklanjutinya. Karena masalahnya, tidak diketahui siapa yang mesti bertanggung jawab, apakah developer yang tidak becus ataukah ada koneksitas yang tidak jalan dengan aparat terkait. Malah, pihak dewan pernah mengundang pihak terkait termasuk developernya, tetapi belum juga tuntas permasalahannya. 

Pembangunan perumahan seluas delapan hektar tersebut memang masih menyisakan berbagai persoalan antara lain belum adanya sambungan listrik dan kondisi fisik rumah yang sudah banyak terjadi kerusakan di mana-mana. Sejak dimulai pembangunannya hingga sekarang, persoalan perumahan ini tidak pernah tuntas. Justru saling tuding menyangkut, pihak siapa yang bertanggung terhadap kelengkapan fasilitas yang ada di dalamnya.

Meski masih sebagai pelaksana tugas walikota, Sjamsu Alam meminta masalah perumahan PNS tersebut diselesaikan dengan melakukan pertemuan dengan pihak yang terkait. Sebab, ada beberapa hal yang mendesak dibahas antara lain mengenai masalah tapal batas lahan, ketersediaan pasokan listrik dan air, hingga masalah prasarana perumahan yang sampai sekarang belumada.

Sebelumnya Kepala Bappeda Amiruddin Idris menyarankan agar ada baiknya semua pihak sebelum memulai pertemuan untuk  membuka kembali  MOU  saat akan dibangun yakni antara pihak Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Koperasi Bina Lipu dan pihak developer. Program pembangunan perumahan PNS yang dilaksanakan pada tahun 2004 lalu itu terdiri sekitar 100 unit rumah, baik type 21 maupun type 36.

Sjamsu Alam berkunjung ke perumahan tersebut bersama Plt Sekda Kota Parepare Muh Amir Lolo, para Staf Ahli, Asisten Bidang Pemerintahan Muh Husni Syam, Kepala Bappeda Amiruddin Idris, Camat Bacukiki Andi Erwin Pallawarukka, serta beberapa pejabat pemkot lainnya yang terkait permasalahan perumahan.

Saat tiba lokasi, seperti kebiasaannya, Sjamsu Alam langsung menyisir bagian paling detil dari objek dan ingin melihat langsung keadaan yang sebenarnya. Ia pun langsung memulai perjalannya dari jalan utama masuk perumahan kemudian berputar mengelilingi seluruh lokasi perumahan.

Sebagian besar rumah di perumahan ini belum berpenghuni dan belum dialiri listrik. Lurah Galung Maloang Kaharuddin Yadda yang juga ikut menyertai peninjauan mengatakan, rumah yang berpenghuni umumnya di tinggali oleh bukan pemilik.

“Daripada rusak karena tidak ditinggali, maka saya member izin tinggal sekaligus merawat rumah tersebut,” jelas Kaharuddin Yadda.

Mengenai adanya penghuni yang hanya izin tinggal sementara, Walikota meminta kepada Lurah agar menegaskan kembali untuk siap meninggalkan rumah tersebut karena sewaktu-waktu pemiliknya datang bisa menimbulkan masalah baru. (hms/takdir abduh)

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer