Home » » Kasus Suap Terkait PON Riau, KPK Tahan TAY dan LA

Kasus Suap Terkait PON Riau, KPK Tahan TAY dan LA

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 20 Juni 2012 | 4:02 PM

Kabarsulawesi – Jakarta : Dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyuapan terkait dengan perubahan Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2010 tentang Peningkatan Dana Anggaran Kegiatan Tahun Jamak untuk pembangunan venues pada kegiatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XVIII di Provinsi Riau, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tersangka TAY (anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau) dan LA (mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau). Untuk 20 hari ke depan mulai hari ini, TAY ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Cipinang, sementara LA ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK. 
 
Sebelumnya, KPK telah menetapkan TAY sebagai tersangka karena diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan pembahasan perubahan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 6 tahun 2010 tentang Peningkatan Dana Anggaran Kegiatan Tahun Jamak untuk pembangunan venues pada kegiatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XVIII di Provinsi Riau. Sedangkan LA diduga telah memberi hadiah atau janji kepada beberapa anggota DPRD Provinsi Riau terkait persetujuan DPRD Provinsi Riau dalam usulan perubahan Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2010 tentang Peningkatan Dana Anggaran Kegiatan Tahun Jamak untuk pembangunan venues pada kegiatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XVIII di Provinsi Riau. 

Tersangka TAY disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 ayat (2) atau Pasal 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Sementara itu, tersangka LA disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

(sumber website KPK)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer