Home » » Gudang Dalam Kota Langgar Perwali Makassar

Gudang Dalam Kota Langgar Perwali Makassar

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 13 September 2012 | 10:13 AM

Kabarsulawesi – Makassar : Walaupun Perwali tentang kegiatan gudang dalam kota Makassar suah berlaku sejak tahun 2005, namun para pengusaha tidak mengindahkan Perwali itu. 

Buktinya, sampai saat ini kegiatan bongkar muat barang di gudang milik para pengusaha di dalam kotaMakassar masih saja terjadi.

Tidak saja itu, pembangunan gudang dalam kota juga terus berkembang, padahal Perwali Nomor :  93 Tahun 2005 yang berlaku fektif pada 1 anuari 2007 itu jelas-jelas melarang adanya kegiatan pembangunan gudang aru, kecuali di daerah Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea. Bahkan ditegaskan dalam Perwali, setiap orang yang tidak mengindahkan Perwali ini dikenakan sanksi tegas.

Nyatanya, Perwali ini hanya djadika perhiasan semata. Apatah lagi, Instansi yang mengurusi masalah ini hanya mendiamkannya. Wajar saja penegakan aturan dari Pemda Kota Makassar hanya isapan jempol semata. Buktinya, hasil pemantauan sejumah LSM, pembangunan gudang baru dalam kota termasuk melakukan kegiatan bongkar buat barang masih marak.

Seperti di jalan Emmy Saelan III komplek Skarda, trlihat UD, SN, sebuah toko bahan bangunan milik BD masih terus berlangsung. Mengapa ? Pasalnya, Pemkot Makassar sendiri justru memperpanjang ijinnya hingga tahun 2014.

Sejumlah kalangan menilai Tim terpadu yang sudah dibentuk berdasarkan SK Walikota Nomor : 93 tahun 2005 untuk melakukan penertiban dan eksekusi terhadap bangunan gudang dalam kota Makassar plus bongkar muat barang, tidak nampak melakukan penertiban. Padahal kegiatan tersebut juga melanggar Perda Nomor : 6 Tahun 2008 tentag Rancangan TataRuang Wilayah RTRW. (rudi kawinda)

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer