Home » » Bupati Pinrang Terjadwal di Periksa Kejati Sulselbar

Bupati Pinrang Terjadwal di Periksa Kejati Sulselbar

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 18 Oktober 2012 | 1:38 PM



Kabarsulawesi.com – Pinrang : Jika tidak ada halangan, Senin, 22 Oktober 2012, Bupato Pinrang, Andi aslam Patonangi, diperiksa kejati Sulselbar. Selain Andi aslam, juga dipanggil sejumlah Pejabat Pinrang terkait rekening gendut Bupati Pinrang yang santer diberitakan di sejumlah media massa. 

Pemanggilan terhadap Bupati Pinrang dan sejumlah Pejabat di Pemkab Pinrang itu, sifatnya klarifikasi soal dana pinjaman Pemkab Pinrang Rp 31,5 miliar 

Kasus dugaan rekening gendut Andi Aslam Patonangi, seperti telah dilansir sebelumnya, bermula adanya desakan dari berbagai pihak untuk dilakukan pengusustan terhadap pinjaman Pemkab Pinrang yang sudah cair, namun pencarian tersebut, sebagian masuk ke rekening pribadi Andi aslam Patonangi.

Disebutkan, Akta Perjanjian Kredit Nomor 2a tanggal 6 Oktober 2009 antara A. Aslam Patonangi dengan Drs. M. Burhan Lemba yang dinotariskan oleh Andi Sengngeng Pulaweng Salahuddin, SH. M.Kn, dengan besar pokok pinjaman adalah sebesar  Rp. 31,5 M;

Bersadarkan Akta Perjanjian Kredit Nomor 2a tanggal 6 Oktober 2009 pasal 6 tentang sumber pembayaran tertulis bahwa pembayaran kembali menerima pinjaman baik pinjaman pokok maupun bunga dan biaya-biaya lainnya diharapkan bersumber dari : Penerimaan Pemerintah Kebupaten Pinrang yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Tahun Anggaran 2009 dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Pokok Tahun Anggaran 2010;

Apabila masa jabatan Bupati telah berakhir dan atau berhenti dari jabatannya, maka sisa pinjaman menjadi tanggungjawab Bupati periode berikutnya untuk melakukan pelunasan pinjaman sesuai dengan Pinjaman Kredit;

Rekening Koran dengan Nomor Rekening : 0050-005-000014785-5 atas nama Aslam Patonangi, Haji, Andi, SH, M.Si yang beralamat di Jalan Tupai No. 1 Watang Sawitto Pinrang menjelaskan bahwa telah terjadi sejumlah transaksi antara lain : Pencairan kredit pemda Kabupaten Pinrang sebesar Rp. 10 M tertanggal 26 November 2009; Pencairan Pinjaman pemda TK II Pinrang sebesar Rp. 5 M tertanggal 21 Desember 2009; Pencairan kredit Pemda Pinrang sebesar Rp. 10 M tertanggal 28 Desember 2009, dan; Pemindah Bukuan ke Rekening Pemda Pinrang sebesar Rp. 2,5 M tertanggal 31 Desember 2009.

Rekening Koran tersebut di atas diperkuat oleh Buku Jurnal Penerimaan Kas Kabupaten Pinrang; Alamat yang tertera pada Surat Tanda Pembukaan Kredit pada PT. Bank Sulsel (Persero) yang ditandatangani oleh Akhmad Ardi Rusman No. 310/STPK/2009 adalah beralamat di Jalan Bintang Kabupaten Pinrang. Alamat ini berbeda dengan alamat yang ada pada Rekening Koran yakni di Jalan Tupai No. 1 Pinrang, dan; Tidak ditemukan adanya surat persetujuan dari DPRD Pinrang tentang sumber pembayaran pinjaman kredit Akta Perjanjian Kredit yakni bersumber dari APBD Perubahan 2009 dan APBD Pokok 2010 Kabupaten Pinrang. (admin)

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer