Home » » Puisi : Kepada Siapa Ku Bertanya

Puisi : Kepada Siapa Ku Bertanya

Written By Redaksi kabarsulawesi on Jumat, 04 Januari 2013 | 9:08 AM



Oleh : Sulhayat Takdir.-
Kupeluk malam dalam bingkai kesunyian,
Kukecup bayu dalam desiran syahdu
Rinai air mata langit mulai jatuh basahi bumi
Ku hanya diam berselimut kalut tanpa makna
Ada yang terpatri dalam satu bingkai hati

Dalam relung sanubari bertabur nurani terpendam
Ingin bertanya tapi pada siapa?
Ingin mengadu tapi pada siapa?
Bumi terlalu sempit tuk menjawab milyaran tanya

Ah . . .
Mengapa terlalu banyak jawab tanpa tanya
Mengapa terlalu sesak tanpa jawab

Tuhan . . .
Bumiku nampaknya sudah tua
Ibarat seorang jompo terbaring tak berdaya
Ia hanya bisa buang air di tempatnya

Tuhan . . .
Bumiku nampaknya semakin tua
Ibarat seorang jompo tak berdaya
Lumpur mengembang kemana-mana,
Banjir meluap dimana-mana

Ah . . .
Naluriku kembali bertanya,
Mungkin Tuhan mulai bosan dengan tingkah kita
Atau alam telah bosan bersahabat dengan kita
Pada siapa kubertanya ?

Air mata langit masih saja jatuh. (*)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer