Home » » Puisi : Surat Kepada Tuhan

Puisi : Surat Kepada Tuhan

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 01 Januari 2013 | 8:50 AM



Kuregut hening dalam kesenyapan malam
Hembusan angin malam masuk lewat kisi-kisi jendela
kubiarkan menyelimuti tubuhku

Entah mengapa di dua petiga malam ini, mataku tak jua terpejam
Pikiranku kalut, desah nafasku tak beraturan
Ingin kuberkeluh kesah,tapi bibirku keluh
Ingin kutulis sesuatu, tanganku kaku
seakan kata dan aksara dunia, tiada cukup kaya,
menafsirkan perasaan suara hatiku

Kini, aku yang sendiri hanya berteman bayanganku sendiri
Keremangan lampu kamar pun tak mampu memberi solusi,
dari sekian laksa perjalanan hidupku

Adakah kesetiaanku selama ini patut kubanggakan ?
Adakah titik-titik suci yang patut kuperhitungkan ?
Adakah jamahan lembut yang patut kusebutkan ?
Kalkulasi anganku tak mampu menemukan sesuatu,
melainkam keraguan

Dan waktu terus berputar, aku tersadar dari kekalutan
bersama desiran angin subuh, sayup-sayup terdengar,
alunan suara menggugah

Azan subuh, mengalun merdu merangkai asma Allah
aku termangu,

Tak sadar langkah kakiku lembut melangkah menyambut perintahMu
wajahku mencium sajadah, basah dengan air mata
Oleh : Sulhayat Takdir.-

Ya Allah, jawabkan segala tanya selama ini menggulung fikiranku
Ya Allah, adakah ampunMu atas kealpaanku selama ini ?
Ya Allah, hanyalah Engkau maha diatas segala Maha,

Ingin ku mendekapMu,
Ingin ku mendekatiMu,

Ku bertobat,
Dari segala alpaku
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer