Home » » Dua Desa Batal Berdamai Langsung Pengerebekan

Dua Desa Batal Berdamai Langsung Pengerebekan

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 26 Februari 2013 | 3:00 PM

Kabar Sulawesi.com     Luwu Utara.   Perang dua warga desa yang bertetangga yaitu : desa Buangin dengan desa buntu torpedo kecamatan sabbang luwu utara kejadiannya mulai pada tanggal 2 februari 2013 tepatnya hari sabtu.saling serang dengan menggunakan parang maupun senjata tradisional (Papporo).termaksud senjata bisa mematikan menggunakan amunisi besi di potong-potong paku maupun penabur.

kapolsek bersama kabag OPS berbincang-bincang bersama masyarakat sesudah penggerebekan
Dan sejak terjadinya kerusuhan ada beberapa yang sudah korban yang sudah terkena parang di larikan ke rumah sakit dan selama kerusuhan membikin resah dan tidak tenang kedua warga desa tersebut maupun dari petugas kepolisian polsek sabbang dan anggota polres luwu utara,sejak terjadinya kerusuhan ada upaya rekonsiliasi di lakukan pihak pemerintah setempat untuk melakukan perdamaian kedua warga desa yang bertetangga menurut keterangan camat sabbang JAMAL J.L. kepada kabar Sulawesi.com di ruang kerjanya bahwa kami bersama wakil bupati sudah menentukan hari perdamaian kedua desa yaitu : hari selasa Tanggal 26 februari 2013 tiba-tiba pada malam senin ada sekelompok warga masuk menyerang ke desa buntu torpedo, kemudian di lanjutkan pada siang harinya akan mencoba lagi menyerang kedesa buntu torpedo tetapi di cegah oleh pihak keamanan dari kepolisian.

Akhirnya kepolisian di tembaki senjata papporo untungnya pihak kepolisian memakai helm pengaman sehingga kepalanya tidak tertembus pelor papporo, kemudian pada hari itu juga langsung anggota polres luwu utara adakan penggerebekan senin sekitar pukul 16.00 sore di adakan penyisiran dari lorong ke lorong di desa buangin.akhirnya 3 pemuda di curigai ikut terlibat dalam kerusuhan di amankan sementara pihak kepolisian polres luwu utara.di antaranya cucung, nyunying, syarif, selain dari pada itu Fahri mantan kepala urusan agama (KUA) kecamatan mappedeceng juga di amankan pihak kepolisian Karena pada saat penangkapan tiga pemuda di curigai terlalu membela ketiga pemuda yang di tangkap, dan memprotes petugas seakan – akan pada saat itu ingin melawan petugas akhirnya juga di amankan pihak kepolisian karena di anggap sebagai propokator, karena sudah di jelaskan petugas apabila di periksa tidak bersalah akan di kembalikan tetapi ngotot terus.akhirnya di amankan.

Penggerebekan di pimpin langsung kabag OPS kompol Daryanto bersama kapolsek sabbang AKP Eko. Keterangan kabag OPS kepada kabar Sulawesi.com kecurigaan kepada ketiga pemuda yang di tangkap pada saat penggerebekan rumah di kunci rapat sedangkan ketiga pemuda ada dalam rumah seolah-olah menyembunyikan diri setelah di tangkap ada yang menyatakan ketiga pemuda datang dari kota palopo padahal penduduk desa tersebut. pada saat itu hadir kepala desa dan di Tanya pihak petugas pada saat penangkapan membenarkan ketiga pemuda itu adalah warganya.dan saya tidak bisa memberikan keterangan apakah ikut terlibat atau tidak, nanti saya katakan tidak terlibat padahal terlibat jadi tergantung saja dari hasil pemeriksaan kepolisian

Kemudian ada beberapa masyarakat menyatakan agar pemerintah bersama petugas khususnya pihak kepolisian menyelidiki secara mendalam siapa di balik actor atau dalang sehingga sering terjadinya kerusuhan  bertahun-tahun yang lalu seperti di desa buntu torpedo,desa buangin, desa dandang, dan kecamatan sabbang sekitarnya, di harap agar penegak hokum dan pemerintah mengayomi masyarakat tidak bersalah dan menindak pelaku secara hukum yang suka memperkeruh situasi dan ini merupakan pekerjaan rumah bupati, camat, kepala desa, kepala dusun, kapolres bersama jajarannya.selain dari pada itu tentunya mendapat dukungan oleh pihak masyarakat itu sendiri baik tokoh masyarakat,tokoh agama,tokoh pemuda, tetap memberikan dukungan atau masukan kepada pihak pemerintah dan pihak keamanan.(Jamal andua)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer