Home » » Divonis Tahanan Rumah Terdakwa Bebas Bergentayangan

Divonis Tahanan Rumah Terdakwa Bebas Bergentayangan

Written By Redaksi kabarsulawesi on Jumat, 31 Mei 2013 | 7:00 AM



Tersangka Pemilik Keramba Illegal
Kabarsulawesi.com – Selayar : Kerja keras aparat Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan untuk melakukan upaya penegakan hukum terhadap para pelaku tindak pidana kejahatan, terkesan bertepuk sebelah tangan.

Sementara, aparat Polres Kepulauan Selayar, Polsek Takabonerate didampingi jajaran Babinsa, Satpol PP dan perwakilan pemerintah kecamatan telah bersusah payah mengadakan penangkapan terhadap pengusaha keramba tak berizin yang selama ini, diduga sebagai otak pelaku pembiusan ikan di wilayah Kecamatan Takabonerate.

Fakta ini diperkuat oleh penetapan status hukum yang dikeluarkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kepulauan Selayar dengan sengaja mementahkan sejumlah berkas perkara tindak kejahatan.

Salah satu contohnya, penetapan tahanan rumah kepada tiga orang terdakwa kasus kepemilikan keramba tak berizin yang disertai dengan tindak pidana kejahatan pembiusan ikan yang dilakukan oleh terdakwa Ho’la, bersama dua orang rekannya, yakni : H. Ramli dan H. Hamka.

Dengan alibi penjaminan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar dari Fraksi Partai Golkar, terdakwa Ho’la ditetapkan sebagai tahanan rumah dan dikurung di rumah “M”, yang tak lain adalah merupakan anggota DPRD.

Ironisnya, pasca penetapan tersebut, terdakwa Ho’la, terlihat bebas bergentayangan dari satu warung kopi ke warung kopi yang lain, layaknya masyarakat sipil biasa yang sedang tidak tersangkut proses hukum.

Dari hasil pengembangan informasi di lapangan, terdakwa Ho’la diketahui seringkali berada di warung kopi Chulang di ruas Jl. KH. Achmad Dahlan, serta Warkop Aceng di Kompleks Ex. Pasar Lama Benteng, Selayar.

Parahnya lagi, karena dari pantauan terakhir di lapangan, pada hari Selasa, (28/5) sore, terdakwa Ho’la, malah terlihat berada di rumah mertuanya di RM. Jiwa Baru, bersama anak dan istrinya.
Padahal, Majelis Hakim PN Kepulauan Selayar secara resmi telah menetapkan terdakwa Ho’la ditahan di rumah oknum anggota DPRD dari fraksi Partai Golkar yang memberikan penjaminan penahanan.

Kepala Rumah Tahanan Klas IIB Kepulauan Selayar, Drs. Hasrullah, MM yang dikonfirmasi via telefon selular, pada hari Selasa, (28/5) sore menyebutkan, saat ini kapasitas rumah tahanan Kabupaten Kepulauan Selayar, baru dihuni oleh seratus lima orang narapidana.

Dengan demikian, rumah tahanan masih dimungkinkan untuk menampung 15 orang narapidana tambahan baru. Dikatakannya, rumah tahanan, baru akan dikategorikan over capacity, bila jumlah narapidananya telah mencapai angka seratus dua puluh orang.

Itupun, bila rumah tahanan dinyatakan telah over kapasitas, maka pihak Rutan sangat dimungkinkan untuk melakukan pengiriman sebahagian tahanan ke Rutan Kabupaten Bulukumba dan LP Gunung Sari, Makassar .

Terkait hal ini, Jaksa Penuntut Umum yang menangani perkara kepemilikan keramba tanpa izin, Agung Putra, SH dengan tegas menyatakan, pasca pelimpahan BAP ke Pengadilan, jaksa tidak lagi memiliki kewenangan.

Adapun, penetapan rumah tahanan terhadap tiga orang terdakwa, sepenuhnya merupakan kewenangan majelis hakim PN Kepulauan Selayar, jelas Agung kepada wartawan yang menghubunginya. (fadly syarif)


Dapatkan HP Murah Berkualitas




NEXIAN Hugo M5611

NEXIAN Hugo M5611

NEXIAN M5632


Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer