Home » » Warga Minta Galian Tambang C di Sungai Lamasi Ditinjau Ulang

Warga Minta Galian Tambang C di Sungai Lamasi Ditinjau Ulang

Written By Redaksi kabarsulawesi on Minggu, 12 Mei 2013 | 8:51 PM

Kabarsulawesi.com – Luwu : Pengambilan material batu dan kerikil Golongan Galian tambang C di sungai Lamasi Desa padang kalua Kec.Lamasi Kab.Luwu akan membahayakan Lingkungan di sekitar Desa padang kalua  dan desa wiwitan dan dan beberapa rumah perkampungan dihilir sungai.

Sejak di berikan izin golongan  Galian Tambang C salah seorang pengelola tambang galian C dan  menggunakan alat berat ( eskapator ) sangat merusak lingkungan , kemudian baru-baru ini atas usul camat lamasi DRS.Arsul Hayam untuk diterbitkan satu lagi surat izin kepada pengelola tambang C malah semakin memperparah kerusakan lingkungan sekitar pinggiran sungai.

Selama menggunakan alat berat (eskapator) pengambilan galian golongan tambang C tidak di awasi oleh pemerintah dan dinas yang terkait. Akibatnya, bukan lagi melakukan normalisasi sungai ( meluruskan Sungai) tetapi membelok-belokan sungai dan hanya semata-mata untuk kepentingan dan keuntungan golongan tertentu , dan tidak memikirkan kerusakan lingkungan yang ada disekitarnya dan tidak memperhatikan kepentingan orang lain atau keselamatan orang lain.

Padahal, tujuan pemerintah untuk memberikan izin pengelolaan galian tambang C bagaimana lingkungan di sekelilingnya dan masyarakat di sekitarnya tidak terganggu dan tidak menimbulkan kerusakan-kerusakan masalah baru,juga sering terjadi keributan antara penambang golongan galian tambang C dengan masyarakat pemilik lahan yang ada di pinggir sungai kemudian yang betanggung jawab atas kerusakan lingkungan tentunya oleh pemerintah itu sendiri karena memberikan rekomendasi untuk diterbitkan izin pengelolaan dan  tidak diawasi pula dan  yang bertanggung jawab pula adalah pengelola golongan galian tambang C itu sendiri.
         
Masyarakat mengharapkan secepatnya pemerintah dan dinas yang terkait meninjau pengambilan material batu dan kerikil dan memberhentikan pengambilan galian tambang C,terutama saat musim hujan dan banjir dan meninjau kembali izin tambang yang sudah di terbitkan adapun sasaran rawan dan berbahaya pengambilan galian tambang C sudah mendekati dengan tanggul untuk pengamanan pengairan irigasi.

Tidak saja itu,  sebagian perkampungan penduduk desa wiwitan yang berdomisili disepanjang pinggir sungai,termaksud sebagian perkampungan desa padang kalua, selain itu  rusaknya tanggul dijadikan jalan raya untuk angkutan mobil 6 roda membawa material batu dan kerikil .

Semestinya pemerintah dan dines yang terkait melarang menggunakan tanggul sebagai jalan raya untuk pengangkutan golongan galian tambang C.(Jamal Andua)



 Miliki segera :

ANEKA KITCHEN STORAGE (ALAT DAPUR)

OXONE Teeter Board Storage Jar 4pcs [OX-302] - White

OXONE Teeter Board Storage Jar 4pcs [OX-302] - White

COSMOS Rice Box FIFO 38 KG
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer