Home » » Rumor Pilwali Makassar Putaran Kedua Dibantah Keras Syamsu Rizal

Rumor Pilwali Makassar Putaran Kedua Dibantah Keras Syamsu Rizal

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 19 September 2013 | 7:28 AM

Kabarsulawesi.com – Makassar : Calon Wakil Walikota Makassar terpilih periode 2013-2018, Syamsu Rizal membantah dengan tegas rumor tentang kemungkinan akan adanya pemilihan calon walikota Makassar untuk putaran kedua.

Kendati hingga dengan hari Rabu, (19/9) sore masih juga sempat beredar rumor di sejumlah warung kopi di Kota Makasar tentang kemungkinan akan digelarnya pemilihan untuk putaran kedua.

Dalam keterangan Pers yang disampaikannya via telefon selular pada hari Rabu, (19/9) dini hari, Ical menekankan, secara umum, hasil Quick count sudah sangat jelas menunjukkan kemenangan pasangan kami sebagai calon walikota dan wakil walikota Makassar terpilih.

Dengan demikian, sama sekali tidak akan lagi ada kemungkinan untuk diadakannya pemilihan putaran kedua. Sembilan pasangan kandidat lain  dengan legowo dan berbesar hati telah menerima hasil rekapitulasi suara yang dilakukan dengan metode perhitungan cepat oleh sejumlah lembaga survei independent di tanah air.

Bahkan dengan penuh sportifitas, mereka telah menyampaikan ucapan selamatnya kepada kami, tandas pria yang akrab dengan sapaan anak lorong ini. Lebih jauh, Ical menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi tak terhingga kepada segenap komponen dan kalangan masyarakat yang telah dengan tulus memberikan do’a serta dukungannya.

Seluruh bentuk dukungan akan menjadi motivasi kami, terkhusus di dalam mengemban amanah masyarakat Kota Makassar. Terima kasih banyak atas segala bentuk dukungan dan do’a restunya, Insya Allah, semoga mendapat imbalan berkah, sukses selalu bagi semuanya, salama’ki. Kuncinya. (fadly syarif)

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer