Home » » Ketua MK Ditangkap KPK ?

Ketua MK Ditangkap KPK ?

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 03 Oktober 2013 | 2:24 AM



Kabarsulawesi.com  Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di komplek perumahan Widya Chandra III, Jakarta. Diduga orang yang ikut dibawa KPK adalah Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), AKil Mochtar.

Informasi yang didapat, Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar dibawa bersama anggota DPR Fraksi Partai Golkar berinisial CN.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan tangkap tangan terkait praktek dugaan korupsi, Rabu (2/10/2013) malam.

Pantauan Tribun, beberapa orang yang ditangkap itu dibawa ke gedung KPK menggunakan sekitar empat mobil milik KPK, sekitar 21.50 WIB.

Belum diketahui persis siapa oknum yang ditangkap tim Satgas KPK tersebut. Pihak KPK belum menyatakan resmi terkait sejumlah oknum yang ditangkap tersebut.

Informasi diterima wartawan kasus tangkap tangan tersebut melibatkan pejabat penegak hukum selevel Menteri.

Masih informasi diterima, penangkapan sendiri dilakukan di komplek menteri, Widya Candra, Jakarta Selatan.

Juru bicara KPK Johan Budi SP membenarkan KPK melakukan penangkapan tangan lima orang. Dua diantaranya adalah penyelenggara negara.

"Benar, sekitar pukul 22.00 WIB, KPK melakukan penangkapan tangan terhadap lima orang. Dua diantaranya penyelenggara negara dan tiga dari luar (swasta)," tegas Johan Budi di gedung KPK, Rabu (2/10/2013).

Menurut Johan, kelima orang itu ditangkap di dua tempat berbeda. "Ditangkap di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat,"lanjut Johan.

Saat dicecar apakah benar yang ditangkap itu adalah Ketua MK Akil Mochtar, JOhan belum menjelaskan. "Saya minta waktu dulu, kita akan cek," jelas Johan.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku syok begitu tahu Akil Mochtar ditangkap KPK. Mahfud tidak habis pikir, bagaimana seorang Ketua MK tertangkap tangan sedang terlibat pidana.

"Saya syok banget," ujar Mahfud MD ketika diwawancara Kompas TV di Jakarta, Rabu (2/10/2013).

Mahfud mengaku mendapat informasi penangkapan Akil Mochtar sekitar pukul 21.45 WIB. Ketika itu ia langsung menelepon Sekjen MK Janedri. "Saya telepon Sekjen MK, dia bilang tidak ada apa-apa. Terus saya minta untuk lakukan pengecekan. Lima menit kemudian, dia telepon sambil histeris, Pak Akil Mochtar ditangkap," ujar Mahfud MD.
Mahfud mengaku belum tahu persis kasus apa yang menjerat Akil Mochtar. "Sampai sekarang, saya belum mendengar kasus apa yang menyuap Pak Akil, saya belum tahu," jelas Mahfud.
Juru bicara KPK Johan Budi SP menjelaskan, KPK pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 menangkap lima orang terkait suap di sebuah lembaga peradilan. "Dua diantaranya penyelenggara negara dan tiga di luar (swasta)," ujar Johan. (tribunes.com)
               
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer