Home » » Anwar Adnan Tokoh Proses Berdirinya Provinsi Sulbar

Anwar Adnan Tokoh Proses Berdirinya Provinsi Sulbar

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 21 Januari 2014 | 5:48 PM



Kabarsulawesi.com – Sulbar : Menyebut nama Anwar Adnan, yang muncul adalah citra tentang sebuah daerah baru yang kini mulai merangkak maju bernama Sulbar. Kawasan yang dulu tak dikenal dan terbelakang, kini mulai menjadi amat populer.

Anwar bertekad memantapkan produksi perkebunan Sulbar di pasar dunia (go international). Dia berobsesi mengembangkan potensi kakao di daerahnya menjadi komoditas unggulan, sehingga menjadi penghasil terbesar di Indonesia. Sulbar memberikan kontribusi 20 persen dari produksi nasional. Dari Tanah Mandar ini, Gubernur Anwar Adnan Saleh berobsesi menjadikan negeri ini sebagai penghasil kakao terbesar kedua di dunia menggeser Ghana.

Tokoh yang berperan dalam proses berdirinya Provinsi Sulbar, itu terpilih menjadi Gubernur Sulbar berpasangan dengan Muhammad Amri Sanusi (Wakil Gubernur Terpilih) dalam Pilkada 28 Agustus 2006. Mereka dilantik pada 14 Desember 2006.

Obsesi yang digadang-gadang mantan Anggota Komisi IV DPR dan tokoh pembentukan provinsi Sulbar ini tentu bukan isapan jempol belaka. Keinginan untuk mengembangkan komoditas kakao didasarkan atas beberapa alasan. Pertama karena Sulbar menjadi daerah penghasil kakao terbesar di Indonesia. Faktor kedua, karena 60 persen penduduk Sulbar hampir menggantungkan hidupnya dari budidaya kakao.

Anwar Adnan Saleh adalah politikus dan Gubernur Sulawesi Barat yang ketiga. Pria yang lahir pada tanggal 20 agustus 1948 ini dipastikan memimpin daerah provinsi Sulawesi Barat setelah dinyatakan memenangkan hasil pemilihan suara dalam Pilkada Sulawesi Barat 2006. Per tanggal 28 Agustus 2006, Anwar Adnan Saleh resmi memimpin daerah propinsi Sulawesi Barat bersama pasangan kadernya, Muhammad Amri Sanusi sebagai Wakil Gubernur. Pria yang dikenal tegas dan agamis ini menggantikan posisi Gubernur Sulbar yang sebelumnya yaitu Syamsul M. Rifai, (Penjabat Gubernur 21 Oktober 2005 14 Desember 2006). Sebelum Rivai, jabatan Gubernur Sulbar dipercayakan kepada Oentarto Sindung Mawardi (Penjabat Gubernur 16 Oktober 2004 21 Oktober 2005). Oentarto sebelumnya menjabat Dirjen Otda Depdagri.

Meski prosesi pengangkatannya menuai kontroversi sebagai buntut dari dugaan berbagai kecurangan yang terkait dalam pemilihan umum, pria asal Polewali Mandar ini kukuh menunaikan tugas yang dilimpahkan padanya. Ayah dua anak ini berhasil membawa Sulawesi Barat menjadi salah satu propinsi di Indonesia yang paling berkembang dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Menurut pendapat banyak politisi, termasuk Hamzah Hapati Hasan, anggota DPRD Sulbar, Anwar adalah figur yang berhasil membangun Sulawesi Barat, terutama daerah asalnya Kabupaten Polewali Mandar. Terlepas dari fakta adanya pihak-pihak yang menolak kemenangannya dalam pemilihan kepala daerah, telah banyak kemajuan yang terjadi selama masa kepemimpinannya. Beberapa contoh hasil usaha Anwar adalah pembangunan Jalan Nasional 577 Kilometer dan Bandara yang memiliki landasan pacu sepanjang 2.250 meter.

Politikus anggota fraksi partai Golkar ini pernah menjabat sebagai Anggota DPR periode 1999-2004 dan menjadi anggota Komisi IV DPR yang membawahi urusan transportasi. Kepeduliannya akan daerah asalnya Polewali Mandar saat itulah yang mendorongnya untuk mencalonkan diri menjadi seorang gubernur. (dari berbagai sumber/soel)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer