Home » » Gerakan Pelestarian Tanaman Ebony Tandai Peringatan Hari Rimbawan ke 31

Gerakan Pelestarian Tanaman Ebony Tandai Peringatan Hari Rimbawan ke 31

Written By Redaksi kabarsulawesi on Jumat, 28 Maret 2014 | 1:09 AM




Kabarsulawesi,com – Selayar : Penanaman pohon kayu hitam jenis ebony dengan nama latin diospyros celebica yang dipusatkan di  halaman kantor Bupati Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan menandai diperingatinya hari Rimbawan ke 31 tahun 2014.

Gerakan menanam pohon ebony oleh aparat Polhut Balai Taman Nasional Takabonerate dan Polres Kepulauan Selayar merupakan bentuk pembelajaran kepada masyarakat untuk dapat ikut serta melestarikan dan membudidayakan penanaman pohon ebony sebagai salah satu komoditas tanaman asli pulau Sulawesi dengan jenisnya yang sangat langka di dunia.

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH mengutarakan, sebaran tanaman jenis ini  hanya terdapat di Pulau Sulawesi dan beberapa daerah tertentu yang telah lebih awal melakukan budidaya tanaman ebony.


Penegasan ini disampaikannya disela-sela kegiatan penanaman pohon ebony yang turut dilakukan oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Saiful Arif, SH didampingi Kepala Balai Taman Nasional Takabonerate, Jusman, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH dan Dandim 1415 Selayar, Letkol Inf.Leo Agung Priyo S.

Gerakan penanaman pohon ebony ini turut disaksikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar, Didik Agus Suroto, SH,  Wakapolres Kepulauan Selayar, Kompol H. Abd. Rauf, S.Sos, Kabag Ops Polres, Kompol H. Muhammad Tamrin, Kepala Bagian Humas Polres, AKP. Sardin dan seluruh jajaran Balai Taman Nasional Takabonerate.(fadly syarif)


Keterangan Gambar : Penanaman Pohon Ebony (Kayu Hitam) Menandai Peringatan Hari Rimbawan ke 31 Tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan.
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer