Home » » Belum Punya Kantor, OJK Belum Restui Bank Andara di Makassar

Belum Punya Kantor, OJK Belum Restui Bank Andara di Makassar

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 23 April 2014 | 8:07 AM



Kabarsulawesi.com – Makassar : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) belum mengeluarkan ijin operasional kantor Bank Andara di Kota Makassar. Alasannya, Bank yang 22 persen sahamnya dimiliki Mercy Corps ini berkas pengajuan izin belum lengkap termasuk beberapa syarat.

Padahal Bank sudah mengajukan izin sejak November 2013 lalu. Tapi kantor operasional ternyata belum ada saat dilakukan pengecekan.

Kepala OJK Regional VI Sulampua, Adnan Juanda mengatakan, bagaimana pihaknya mau pengeluarkan ijin bagi Bank Andara. “ Mereka saja belum punya kantor paten di Makassar. manajemen Bank Andara bisa lebih profesional dan melengkapi berkas administrasi terkait ketentuan pendirian kantor sebelum mengajukan izin”.

 

Sementara itu Sejumlah bank mengajukan izin penambahan hingga 102 kantor baru di wilayah Sulampua. Dari jumlah tersebut 50-an unit di antaranya di wilayah Sulawesi Selatan, terdiri dari 75 kantor cabang pembantu (KCP), delapan kantor kas, dan lima payment point. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Sulampua, Adnan Juanda, Senin (22/4/2014), mengatakan, pengajuan izin pembukaan kantor baru tersebut didominasi industri perbankan “raksasa”.

 

Salah satunya adalah Bank Mega, berencana membuka 15 kantor baru di wilayah Makassar yang membawahi Sulawesi, Papua, Maluku, hingga  Kalimantan.

 

Pemimpin Wilayah X Bank Mandiri Makassar, Purnomo C Akoso, mengatakan, pihaknya akan membuka enam kantor reguler baru di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara. Tiga di antaranya berada di Sulsel dan tersebar di Kabupaten Sinjai, Maros, serta Bantaeng.
 Sejumlah bank pembangunan daerah (BPD) juga berencana menambah kantor baru di daerah ini. Kepala Cabang Bank Papua Makassar, Baso Pajung, mengatakan, pihaknya membidik Kota Palopo setelah hadir di Makassar dan Tana Toraja tahun 2013 lalu.

Pada prinsipnya OJK mendukung penambahan kantor bank karena memperluas akses pelayanan keuangan bagi masyarakat. Dengan begitu konsep financial inclussion dapat tercapai. Pasalnya, pembukaan kantor baru juga lebih banyak mengakomodir tenaga kerja di wilayah ini. “Kami menyambut baik dan diharapkan ditunjang pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas,” katanya. (soel)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer