Home » » Bom Ikan Rakitan Dijinakkan Penyidik Polres Kep. Selayar

Bom Ikan Rakitan Dijinakkan Penyidik Polres Kep. Selayar

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 01 April 2014 | 3:00 AM



Kabarsulawesi.com - Selayar : Tim patroli polisi kehutanan dari Balai Taman Nasional Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan kembali menemukan barang bukti berupa tuju buah botol berisikan butiran pupuk berwarna putih yang tak lain merupakan bahan baku bom ikan siap ledak.  

Barang bukti ditemukan petugas dalam kondisi telah selesai dirakit  dengan menggunakan sumbuh dan detenator, terbungkus kemasan karung warna kuning, bertorehkan cap matahari. Bahan baku bom ikan siap ledak tersebut ditemukan di sebelah barat Pulau Latondu Kecil, Desa Latondu, Kecamatan Takabonerate yang merupakan salah satu gugusan pulau kosong tak berpenghuni, di sekitar kawasan zona inti Taman Laut Nasional Takabonerate.

Penemuan berlangsung pada hari Sabtu, (22/3), sekitar pukul 10.15 Wita. Benda tak bertuan ini ditemukan lengkap bersama barang bukti, berupa detenator, satu buah compressor, dua roll selang berukuran panjang seratus meter, satu buah bunre (alat tangkap ikan jenis jaring manual,red) dan satu buah tabung gas elpiji yang sudah dimodifikasi serta tujuh buah botol berisi butiran pupuk warna putih.

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH yang menerima laporan sesaat setelah ditemukannya bahan baku bom ikan dimaksud, langsung bertindak cepat menghubungi petugas polhut untuk segera mengamankan barang bukti sekaligus meneliti secara seksama seluruh rangkaian barang bukti hingga tidak merusak sidik jari para pelaku yang dengan sengaja menyembunyikan bahan baku bom ikan di pulau kosong tak berpenghuni.

Petugas polhut juga diminta untuk dapat segera membawa dan mengantar barang bukti ke Mako Polres Kepulauan Selayar. Namun karena faktor cuaca buruk, barang bukti baru dapat dibawah kurang lebih sepekan, pasca ditemukan.

Seluruh rangkaian barang bukti temuan, baru tiba di Mako Polres Kepulauan Selayar, pada hari Senin (31/3) sekira pukul 09.30 Wita. Setibanya di Mako Polres Kepulauan Selayar, semua jenis barang bukti, langsung diserahterimakan dari tangan tim jagawana Taman Nasional Takabonerate kepada penyidik polres untuk selanjutnya dilakukan langkah penyelidikan.

Sampai dengan diturunkannya berita ini, aparat penyidik Polres Kepulauan Selayar sendiri telah mengambil sejumlah langkah, termasuk mengamankan barang bukti, melakukan penyitaan dan penyisihan barang bukti guna untuk kepentingan pemeriksaan secara laboratoris dan memastikan apakah barang bukti temuan, benar merupakan bom rakitan yang biasa digunakan oleh nelayan untuk menangkap ikan.

Lebih jauh, polisi juga telah melakukan pemeriksaan dan proses identifikasi terhadap barang bukti terutama untuk bisa mendapatkan sidik jari yang tertinggal di kemasan botol. Perlakuan khusus diterapkan polisi terhadap tujuh buah botol berisi butiran pupuk berwarna putih yang telah selesai dirakit dengan menggunakan sumbuh dan detenator.

Langkah ini sengaja ditempuh sebagai bentuk kehatian-hatian petugas pada saat dilakukannya upaya pemisahan komponen berupa sumbu dan detenator yang telah berhasil dipisahkan dari butiran pupuk guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya ledakan selama berlangsungnya proses penyelidikan di Mako Polres Kepulauan Selayar.

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh Hidayat B, SH.SIK.MH menuturkan, penemuan barang bukti bahan baku bom ikan di sebelah barat Pulau Latondu Kecil, Desa Latondu masih merupakan satu kesatuan tak terpisahkan dari giat serangan fajar oleh Kapolsek Takabonerate bersama lima orang anggotanya ke Pulau Rajuni besar, tepat pada hari Jum’at (21/3) sekira pukul 05.30 wita.

Alhasil, sidak penangkapan barang bukti berupa delapan belas karung pupuk cap matahari, ternyata telah membawa efek deterent bagi mereka para pelaku bom ikan. (fadly syarif)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer