Home » » Polri Tangani Money Politic Terbanyak di Pemilu 2014

Polri Tangani Money Politic Terbanyak di Pemilu 2014

Written By Redaksi kabarsulawesi on Rabu, 23 April 2014 | 8:53 AM



Kabarsulawesi.com – Jakarta : Kombes Agus Rianto, Kepala Bagian Penerangan Umum, Divisi Humas Mabes Polri, Jenis tindak pidana Pemilu 2014 yang terjadi adalah kasus money politic. Sampai 21 April, seluruhnya berjumlah 202 kasus, tersangka 244 orang, penanganan kasus penyidikan 132 kasus, tahap I 12 kasus, tahap II 38 kasus, sp3 19 kasus. Dari 224 tersangka itu melibatkan sembilan kades, 73 timses, 61 caleg, serta beberapa kelompok lainnya seperti PNS, KPPS, dan lain-lain itu bervariasi

Diuraikan, money politik 57 kasus, pencoblosan lebih dari sekali ada 38 kasus, kampanye di luar jadwal 19 kasus dan kampanye di tempat terlarang dan atau pengrusakan alat peraga, total sebanyak 202 kasus.

Sementara itu, Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutarman mengaku kebanyakan yang menjadi tersangka ada penyebar uang tersebut saat masa kampanye hingga pemungutan suara.
Di Depok Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok menyeret 978 Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ke pelanggaran Pidana Pemilu. Ratusan Ketua KPPS itu terancam dijebloskan ke penjara.

Ketua Panwaslu Kota Depok Sutarno mengatakan, banyaknya pelanggaran pemilu Caleg 2014 itu terjadi di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di setiap kecamatan yang tersebar di wilayah Depok. Hal itu karena KPPS yang dibentuk KPUD tersebut tak bekerja maksimal.

Kapolresta Depok Kombes Ahmad Subarkah mengaku, belum menerima laporan dugaan pidana pemilu yang dilakukan Ketua KPPS dari Panwaslu. Namun begitu, pihaknya siap menerima laporan tersebut dari kedua lembaga penyelenggara pemilu.

Mantan Wakapolres Depok itu menyampaikan, jika hasil penyelidikan pihaknya terindikasi adanya pelanggaran perhitungan suara itu maka 978 Ketua KPPS akan dijebloskan ke penjara. Mereka akan menjerat ratusan KPPS tersebut dengan Undang- Undang nomor 8 tahun 2012 pasal 287 tentang pemilu. Para Ketua KPPS akan diancam kurungan penjara 3 tahun dan denda Rp 34 juta. (soel)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer