Home » » Sejumlah Investor Berminat Tanamkan Sahamnya di KEK Palu

Sejumlah Investor Berminat Tanamkan Sahamnya di KEK Palu

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 22 April 2014 | 8:11 AM



Kabarsulawesi.com – Palu : Sejumlah Investor yang telah memiliki usaha di Jawa dan di sejumlah daerah di Indonesia sangat tertarik untuk menginvestasikan dananya untuk masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu. Bentuk dari keseriusan tersebut dengan melihat langsung ke lokasi KEK yang berada di Palu Utara.

Sebagai bentuk dari keseriusan tersebut, kalangan pengusaha tersebut menggelar temu akrab dengan sejumlah pejabat teras di daerah ini diantaranya Gubernur Sulteng, H Longky Djanggola, Walikota Palu, H Rusdy Mastura, Wakil Walikota Palu, H Andi Mulhanan Tombolotutu, Ketua Pusat Inovasi Rotan Nasional (Pirnas) Prof Dr Tanra Tellu, Sekkot Palu, H Aminuddin Atjo, Asisten Satu Pemkot, Drs Arfan MSi dan sejumlah pejabat lainnya serta pengusaha di Palu. Temu akrab tersebut dilaksanakan di Swiss Bell Hotel pada Kamis malam (10/4).

Walikota Palu kepada kalangan investor mengatakan bahwa kawasan industri terpadu Palu yang nantinya diharapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu berada di kecamatan Palu Utara yang meliputi wilayah Pantoloan, Baiya dan Lambara.  Batas wilayah ini dipilih karena memiliki aksesibilitas lahan (sarana dan prasarana jen transportasi dekat pelabuhan dan dilintasi Jalan Trans Sulawesi), berada dalam kawasan Industri Terpadu (KIP), didukung sumberdaya alam, dan sumber daya manusia yang cukup memadai.

Pertimbangan dalam mengembangkan KEK adalah menyediakan suatu kawasan yang memiliki fungsi ekonomi dimana salah satu fungsi ekonomi tersebut adalah zona industri yang menghasilkan produk-produk akhir berkualitas ekspor.

Lebih jauh Walikota memaparkan bahwa analisis basis sumber daya alam sektor perkebunan dan sektor kelautan  menghasilkan tiga besar dari empat komodi unggulan yang dapat diolah di Kota Palu sebelum di ekspor ke mancanegara, disamping potensi pariwisata sebagai sektor pendukung untuk dikembangkan dan dimasukkan kedalam Kawasan KEK Palu.  Pengembangan kawasan industri Palu menjadi kawasan KEK Industri berbasis Agro seperti sudah di masukkan kedalam Rencana dan strategi kebijakan Provinsi Sulawesi Tengah akan menyerap tenaga kerja di berbagai sektor mulai dari hulu sampai ke hilir dari rantai proses agroindustri.

KEK yang direncanakan dari pengembangan rencana strategis KIP memiliki luas total sebesar 1.500 Ha dengan fungsi kawasan industri sebagai kegiatan utamanya dan didukung dengan kawasan-kawasan penunjang lainnya, dapat dijadikan sebagai kawasan pengolahan hilir dari komoditas utama Sulawesi Tengah, seperti Rotan, kakao dan Rumput laut.  Sumber (tim humas pemkot)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer