Home » » Dua Warga Teler, Wartawan Jadi Sasaran Mengaku Keponakan Wakapolres ?

Dua Warga Teler, Wartawan Jadi Sasaran Mengaku Keponakan Wakapolres ?

Written By Redaksi kabarsulawesi on Sabtu, 24 Mei 2014 | 12:10 AM


Kabarsulawesi.com – Makassar :  Ito dan Lakeppe dua pekerja buruh pelabuhan Nusantara Parepare ini sedang asik  pesta miras dan main judi di bawah pohon (Dipo) depan kantor Satlantas atau eks kantor Polwil Parepare, Kamis (22/5) malam pukul. 21.30 wita berujung rebut dan menantan wartawan berkelahi.

Peristiwa ini ketika, Lakeppe disuruh pulang sama istrinya, namun tidak digubris, bahkan pemilik warung campuran di Dipo juga suruh pulang, tapi karena tersinggung akibat pesta meras, maka menantang semua pengunjung yang ada, bahkan wartawan Rakyat Sulsel dan Berita Kota Makassar saat berada dolokasi kejadian pun ditantang.

Membuat wartawan Sulsel tersinggung  karena Lakeppe berteriak menyebu wartawan tanpa diapa-apai oleh teman-teman wartawan. Nyaris berkelahi lalu tiba Ito sebagai sok pahlawan melerai wartawan Sulsel hingga saling mendorong sehingga Ito pun marah dan mengajak duel wartatawan tersebut.

Beruntung, warga sekitar emosi dan intel kodim yang ada dilokasi melerai dan menegur kedua buruh pelab uhan yang lagi mabuk, tak puas itu, Ito berteriak bahwa dirinya tidak takut sama aparat kepolisian, pasalnya, wakapolres Parepare, Kompol, Achmad Faisal adalah pamannya.”saya tidak takut kalian om saya waka polres disini,”kata Ito menantang semua warga yang ada dilokasi tersebut.

Fendy wartawan Sulsel, menyesalkan kejadian ini  pesta miras yang di libatkan oknum aparat TNI, sehingga ulah oknum buruh pelabuhan ini mencari masalah dan menantang semua yang ada di lokasi tersebut.”kita tidak tau apa-apa kenapa kita juga diserang, ini tidak bisa dibiarkan pesta miras disini, apalagi jalanan umum dan depan kantor satlantas Polres Parepare,”jelasnya.

Terpisah, kasat reskrim Polres Parepare, AKP, Wahyuddin Rahman mengaku sudah memerintahkan anggotanya untuk bergeser ke TKP,.”saya sudah gerahkan anggota ke TKP,”katanya singkat.

Tanpak pantauan BKM, di TKP, seorang anggota reskrim, sofyan yang berada dilokasi sendirian, sambil menghubungi temannya yang, saat polisi tiba semua sudah bubar. Salah seorang warga di TKP, juga menyesalkan tindakan polisi lamban menagani masalah ini,”untung tidak terjadi yang tidak diinginkan, mestinya cepat dating ke TKP,”kata seorang warga yang namanya tidak disebutkan. (smr)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer