Home » » Jatah Raskin Di Sunat Warga Protes

Jatah Raskin Di Sunat Warga Protes

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 29 Mei 2014 | 1:17 AM

Kabarsulawesi.com – Sinjai : Pembagian beras miskin (raskin) bagi masyarakat kurang mampu di kabupaten Sinjai menuai protes. Pasalnya  pembagian raskin ke masing-masing penerima di beberapa desa berbeda, ada yang mendapat jatah 10 liter per orang ada juga yang mendapat satu karung berisi 17-18 liter per orang.

Seperti protes yang dilakukan oleh salahseorang warga dusun Balangpesoang Rilau RT 02 RW 01 Desa Samaturue Kecamatan Tellulimpoe, Ardiansyah bahwa Ibunya Mina (71) selama ini hanya mendapatkan raskin 10 liter dengan harga per liternya Rp. 1.600. Sementara di beberapa tempat seperti di Desa Lembang Lohe Kecamatan Tellulimpoe,  Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara warga miskin mendapat jatah sebanyak satu karung dengan isi sekira 17-18 liter dengan harga Rp. 25.000/ karung.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh pemerintah desa Samaturue dengan memberi jatah hanya 10 liter per orang sangat memberatkan keluarganya. Apalagi dia dan ibunya tidak bisa berharap banyak dari hasil sawah yang hanya beberapa petak kecil.

"  Sejak terjadi pengurangan jatah raskin menjadi 10 liter, dia bersama ibunya mengaku berat dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarganya. Untung masih ada bantuan dari keluarga yang lain," ujarnya.

Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Samaturue, Saenal mengatakan memang terjadi pengurangan kuota raskin dari pemerintah daerah sehingga berdampak kepada penerima.

" Jika tetap diberikan per karung maka jumlah penerima berkurang, dan berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial, makanya pihak desa berkoordinasi dengan kami di BPD dan menggelar rapat dengan para kepala dusun, tokoh masyarakat untuk mencari solusi. Makanya diputuskan jumlah berasnya yang dikurangi sementara jumlah penerimanya tetap," ujar Saenal kepada koran koran ini, (27/5).

Kepala Desa Samaturue, H Mustamin mengungkapkan hal sama. Menurutnya Itu sdh di musyawarahkan di Kantor desa dengan warga yang bersangkutan termasuk anggota BPD, Kepala Dusun dan para tokoh masyarakat dan  telah disepakati perhitungan 10 liter/ orang untuk Desa Samaturue Kecamatan  Tellulimpoe. " Kami sudah musyawarahkan di kantor desa dan disepakati 10 liter per orang bukan per karung, karena kalau tidak dikasih begitu banyak warga yang terdata sebelumnya yg tidak dapat," ujarnya.(th)

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer