Home » » Jelang WCRC Gubernur Sulut MintaTarif Hotel Tidak Naik

Jelang WCRC Gubernur Sulut MintaTarif Hotel Tidak Naik

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 08 Mei 2014 | 10:08 PM



Kabarsulawesi.com – Manado : Menjelang kegiatan World Coral Reef Conference (WCRC) atau Konferensi Terumbu Karang Dunia di Manado,14-17 Mei 2014. Kegiatan internasional itu dihadiri enam kepala negara yakni Indonesia, Malaysia, Pilipina, PNG, Salomon Island dan Timor Leste serta ribuan peserta.

Menurut Kadis Kelautan dan Perikanan Ir Ronald Sorongan, peserta sudah terdaftar hingga saat ini berjumlah 240 orang terdiri dari 150 peserta domestik dan 90 peserta mancanegara, belum termasuk tamu khusus dari dubes, menteri luar dan dalam negeri.

Sorongan dalam pertemuan itu berlangsung di ruang Mapaluse Kantor Gubernur (7/5), dihadiri Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Dr Sinyo Harry Sarundajang, menambahkan ada sekira 2.000 kamar di 33 hotel yang sudah disiapkan bagi peserta WCRC serta enam maskapai penerbangan garuda, lion air, batik air, air asia, sriwijaya air dan silk air telah disiapkan panitia untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan berkunjungan di daerah ini

Gubernur Sarundajang ketika memimpin pertemuan bersama pengusaha perhotelan, maskapai penerbangan, restoran dan pengusaha pasar swalayan serta PLN, kata Kabag Humas Pemporv Sulut, Jemmy Kumendong di Manado, pertemuan turut dihadiri Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil Sekprov Sulut Siswa R Mokodongan, Kapolda Sulut Brigjen Palmer Sinaga dan Kejati Sulut Djungker Sianturi SH, mengatakan Pemprov telah banyak membantu pengusaha perhotelan dengan membuat berbagai kegiatan nasional maupun bertaraf internasional di daerah ini agar kamar-kamar hotel selalu ada tamu. 

Gubernur meminta pengertian jangan menaikan tarif kamar untuk tamu, ujar Sarundajang sembari memberi contoh pengalaman pelaksanaan World Ocean Conference dan Coraltriangle Initiative Summit (WOC-CTI Summit) tahun 2009.

"Karena itu dalam pelaksanaan kegiatan internasional WCRC kali ini, kiranya kalian dapat membantu pemerintah daerah," tegas Sarundajang.

Bagian lain Sarundajang juga minta pihak hotel dapat memasang CCTV demi kemanan para tamu, serta meminta PLN untuk tidak memadamkan listrik selama berlangsung kegiatan tersebut.

Sementara itu Kapolda Sulut Brigjen Palmer Sinaga menyatakan kesiapan aparat Polda Sulut untuk mengamankan kegiatan internasional ini sembari meminta agar panitia dapat memberikan data lengkap mulai kedatangan para kepala-Kepala Negara serta peserta lainnya mulai dari bandara sampai di tempat penginapan.

Juga diminta data tentang lokasi-lokasi menjadi tempat side iven termasuk kendaraan digunakan peserta, kata Sinaga sambil menambahkan guna mengatasi kemacetan kemungkinan akan diterapkan plat nomor ganjil dan genap selama berlangsungnya kegiatan.

Menjawab permintaan Gubernur, Ketua PHRI Sulut Jhoni Like berjanji, harga kamar hotel bagi peserta tidak akan dinaikan, karena seluruh pengusaha hotel di daerah ini telah sepakat untuk tidak menaikannya. (sumber berita antara).

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer