Home » » Kasek SDN 34 berdalih Cenderamata AC dan Drum Band Kesepeakatan Ortu Murid

Kasek SDN 34 berdalih Cenderamata AC dan Drum Band Kesepeakatan Ortu Murid

Written By Redaksi kabarsulawesi on Sabtu, 31 Mei 2014 | 10:34 PM

Kabarsulawesi.com – Parepare : Pihak SDN 34 Parepare mengumpulkan orangtua murid untuk rencana keberangkatan persiapan ke trans studio, pada hari Kamis (5/6) dan sekaligus membahas tentang cendera mata berupa AC dan Drum Band yang dibebankan oleh orangtua murid.

Kepala sekolah bersama pengurus komite melemparkan usulan ini kepada orangtua murid untuk diberangkatkan ke transtudio dan semua orangtua sepakat dengan biaya Rp. 165.000 dengan rincian tiket masuk ke trans tudio  Rp. 75.000, komsumsi Rp. 40.000, dan transportasi PP Makassar-Parepare Rp. 50.000.

Usulan ini akhirnya disepakati, setalah itu pihak sekolah dan komite mengusulkan cindera mata untuk sekolah berupa AC  dan drum Band, dimana orangtua murid dibebankan senilai Rp. 85 ribu perorang.

Usulan ini ada yang terima ada pula yang menolak dan ada pula hanya diam tapi tidak sepakat hal tersebut, karena dibebankan orangtua murid, dimana selama ini didengung-dengungkan walikota Parepare, H M Taufan Pawe agar tidak ada pungutan apapun bahkan pemerintah akan membiayai pendidikan gratis sesuai visi dan misi TPFAS saat kampanye.

“kami didebabankan orangtua murid untuk kepentingan sekolah, padahal walikota sendiri punya program pendidikan gratis dan tidak  dibebankan orangtua murid tapi nyatanya kami justru dikumpul untuk membebankan kepentingan sekolah berupa AC dan Drum Band dengan dalil kesepakatan,”jelasnya.,

Kepala Sekolah SDN 34 Parepare, Hj Sakka, kepada BKM, Sabtu (31/5) kemarin, mengakui kalau itu hanya kesepakatan orangtua murid, bukan usulan atau permintaan pihak sekolah,”jadi itu dilakukan karena keepakatan orangtua murid bukan kami yang memintahnya,”kilahnya.

Mengenai ke Trans Studio,  bagi murid yang lulus SDN 34 hanya untuk refresing disana dan itupun hasil kepsekatan orangtua murid bukan guru.

Ditermpat yang sama, ketua Komite Sekolah SDN 4 Parepare, Nurchalis, mengatakan, kesepakatan orangtua sendiri sehingga semua disepakati bersama baik ke strans studio maupun cindera mata berupa AC dan Drum Band,”jadi tidak ada pemaksaan itu hasil kesepakatan yang tidak mampu  tidak dibebankan, dan tidak ada sanksi jika tidak membayar tersebut,”katanya.

Sementara, Kadis Pendidikan Kota Parepare, Mustafa Mappangara, Sabtu, kemarin, mengatakan kalau kesepakatan orangtua tidak masalah tapi dari pada ribut masalah kesepakatan untuk ke trans studio dan pemberian cindera mata berupa Ac dan Drum Band, maka lebih baik dibatalkan semua.

“jadi lebih baik tidak pergi ke strans studio dan melarang memungut apapun baik pemberian cindera mata dari orangtua murid ke sekolah kalau ribut masalah ini, “jelasnya.

Puang Ucu-sapannya Mustafa Mappangara yang juga Plt sekda pemkot ini, menegaskan kepada kepala sekolah mellaui via selulernya agar membatalkan semua baik ke strans studio maupun permintaan cindera mata,”jadi saya sudah larang kepala sekolah agar jangan ada permintaan cindera mata Ac dan Drum Band  termasuk berangkat ke trans studio juga harus batal,”tegasnya.

Kembali kepala sekolah mengatakan, bahwa adanya ketegasan kepala dinas pendidikan kota Parepare melarang kami pihak sekolah memberangkatkan anak-anak murid SDN 34 ke strans Studio termasuk Cindera mata tersebut walaupun kesepakatan orangtua murid,”jadi semua batal, jika ada orangtua sepakat tanpa melibatkan kami itu hak mereka,”katanya singkat. (smr)

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer