Home » » Permandian Jompie Terbengkalai

Permandian Jompie Terbengkalai

Written By Redaksi kabarsulawesi on Senin, 19 Mei 2014 | 6:25 PM



Kabarsulawesi.com – Parepare : Tempat Wisata, permandian Jompie tidak terurus oleh pemerintah kota Parepare kini hanya tinggal nama. Salah satu objek wisata keluarga yang pernah menjadi Ikon masyarakat kota tersebut saat ini kurang mendapatkan perhatian dari Pemerintah setempat.

Selain kolam permandian, lokasi yang terletak di Kel Bukit Indah, Kec Soreang juga terdapat Hutan kota yang  kurang dilestarikan oleh pihak terkait.

Namun meski berkesan tidak terurus, lokasi permandian, hutan "Jompie" masih juga dikunjungi Warga. Lokasi yang masih merupakan salah satu aset pemerintah kota ini hanya dikelola oleh warga setempat.

Keberadaan tempat tersbut sudah ada sejak tahun Zaman Belanda, atau sekitar puluhan tahun silam.

"Tempat ini mulanya hanya dijadikan kolam ikan warga. Temboknyapun masih utuh peninggalan zaman belanda,"kata Dina, pengelola. (18/5), Minggu Kemarin.

Potensi yang besar karena terletak diparu-paru kota, kolam permandian ditambah hutan lindung yang belum terlalu terjamah, kata, Dina, membuat pemerintah mengambil alih lokasi.

"Keputusan pemerintah mengambil alih "jompie"beberapa waktu lalu, sebelumnya memang dikelola dan direnovasi, namun entah kenapa pembangunannya terhenti sehingga kini berkesan tidak terurus,"tutur dia.

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Kasman mengatakan, dirinya menyayangkan hutan dan permandian "jompie" ini kurang mendapatkan perhatian pada pemerintah.

"Yang begini ini kelestariannya harus diperhatikan, terutama hutan lindungnya yang masih alami. Apalagi namanyakan sudah dikenal luas, sisa pemerintah yang bagaimna cara agar kedepan dapat bermnanfaat bagi seluruh masyarakat khususnya diParepare,"ungkap dia.

Tepisah, Kadis PKPK (Pertanian, Kelautan Perkebunan dan kehutanan)Parepare,  Hj Djamila Husain, membantah jika Hutan Jompie serta permandian Jompie Parepare.

Bahkan sementara ini pemerintah kota Parepare mendapat bantuan sebesarr Rp 16 milyar lebih bersumber dari kementerian PU kerjasama lkementerian kehutanan. Dana ini akan realisasi tahap pertama tahun 2015 hingga 2017 dengan total Rp 16 Milyar.

Hutan Jompie Parepare, masuk 12 besar seindonesia dalam pengembangan hutan kota,"jadi Hutan Jompie akan menjadi ikon masyarakat Parepare yang menjadi obyek wisata andalan,"jelasnya singkat. (Smr)
Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer