Home » » Kadis Prindagkop dan UKM Parepare Jadi Tersangka Kasus Grobak ?

Kadis Prindagkop dan UKM Parepare Jadi Tersangka Kasus Grobak ?

Written By Redaksi kabarsulawesi on Minggu, 29 Juni 2014 | 1:47 PM



Kabarsulawesi.com – Parepare ;  Kasus dugaan korupsi pengadaan grobak sebanyak 83 unit sesuai daftar penetapan anggaran (DPA) senilai Rp. 415 juta bersumber APBD 2012 dinas perindag koperasi dan ukm (perindagkop dan UKM) telah ditingkatkan statusnya dari lidik ke sidik.

Tim pemeriksa kejaksaan sudah melakukan ekspose sesuai hasil pemeriksaan selama dalam penyelidikan ternyata ditemukan pelanggaran hukum yang merugikan keuangan daerah, dimana proyek grobak ini tidak dilelang sesuai keputusan peraturan presiden (perpres) pengadaan barang dan jasa nomor 54 tahun 2010 pasal 45 ayat 1 dan 2. Jaksa Sudah Tingkatkan Status Sidik, Pekan Depan Diperiksa Lagi

Sehingga penyidik kejaksaan telah meningkatkan statusnya dari lidik ke sidik, dimana status ini akan ditetapkan tersangkanya.

”jadi kasus ini ditingkatkan statusnya dari lidik ke sidik sesuai hasil ekspose kami dimana ditemukan ada pelanggaran hukum,” jelas kejari Parepare melalui kasi Pidsus kejaksaan kota Parepare, Andi Wawo Dapi.

Lanjut, Andi Wawo menjelaskan, kasus grobak ini berpotensi merugikan keuangan daerah dan tidak sesuai prosedur kegiatan barang dan jasa dilakukan sehingga ada pelanggaran hukum terjadi.

Pekan depan, kata Wawo, pihaknya akan memanggil kadis perindagkop dan UKM Parepare, Amran Ambar untuk dimintai keterangannya lebih lanjut terkait kasus dugaan penyalagunaan pengadaan grobak. Selain kadis perindagkop dan UKM juga akan diperiksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Rajalina dan kepala bidang UKM, Rukmawati bahkan pihak rekananpun akan diperiksa.

”semua yang terlibat mengetahui kasus pengadaan grobak akan diperiksa,”jelasnya.

Mengenai akan ditetapkan tersangka, kata Andi wawo, akan dilihat dalam hasil pemeriksaannya, setelah terbukti ada keterlibatan dengan merugikan keuangan dan menyalahi wewenang jabatannya maka bisa saja dijadikan tersangka termasuk kadis perindagkop dan UKM kota Parepare.”jadi kita tunggu saja hasilnya, setelah lengkap maka kita akan tetapkan tersangkanya,”kata wawo singkat. (smr)

Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer