Home » » Kajari : Kami sudah bentuk tim investigasi Korupsi Retribusi Pasar Lakessi

Kajari : Kami sudah bentuk tim investigasi Korupsi Retribusi Pasar Lakessi

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 24 Juni 2014 | 2:58 PM



Irwan Sinuraya kejari Parepare
Kabarsulawesi.com – Parepare : Keseriusan kejaksaan kota Parepare untuk mengusut kasus-kasus korupsi di kota Parepare, mulai kasus Tunjangan Hari Raya (THR) atau istilah Tunjangan Kesejahteraan Pegawai (TKP) tahun anggaran 2013 senilai Rp. 2,3 Milyar, terbengkalainya kedua pasar kuliner dan UKUM senilai 23 Milyar,  sertifikat prona puluhan juta, hingga pada kasus dugaan korupsi retribusi Pasar Lakessi sebanyak miliaran juga.

Muncul kasus dugaan penggeleapan atau penyimpangan pungutan retribusi pendapatan asli daerah pasar Lakessi yang mencapai miliaran rupiah diduga kebocoran yang harus dituntaskan. Pasalnya pasar Lakessi tergelilit masa besar mulai masalah pungutan DP lods, masalah listrik belum bayar, masalah air belum dibayar  hingga masalah retribusi pasar yang sekarang ini menjadi bahan perbincangan dimata masyarakat.

Munculnya dugaan-dugaan korupsi didalam pasar Lakessi, maka kejaksaan langsung mengambil tindakan dan membentuk tim investigasi dilapangan.

”jadi kami sudah bentuk tim investigasi untuk melakukan penyelidikan soal dugaan bocoran mengenai retribusi pasar hingga mencapai ratusan juta atau hingga miliaran rupiah selama ini,” tegas Irwan Sinuraya kejari Parepare, kepada wartawan diruang kerjanya, Selasa (24/6).

Irwan mengaskan, kasus adanya dugaan bocoran retribusi pasar Lakessi tidak boleh didiamkan dan ini harus diungkap sampai kea akar-akarnya, kejaksaan akan turun mulai besok untuk melakukan lidik dan mengumpulkan data-data.

Bahkan pihak tim dari penyidik kejaksaan akan memanggil sejumlah pejabat yang terlibat yang mengetahui masalah ini,

”ini tidak boleh dibiarkan kami akan tindak lanjuti masalah ini demi menyelamatkan uang Negara,”tegasnya.

Terbentuknya tim investigasi dari kejaksaan mengenai soal kasus bocornya retribusi pasar lakessi menambah tugas-tugas kejaksaan untuk menuntaskan agar tidak menjadi bias dimata masyarakat.”kami usut tuntas sampai keakar-akarnya,”janji Irwan.

Terpisah, kasi Inteljen Kejari Parepare, Jemmy N T, menegaskan, sesuai perintah kejari maka sebagai bawahan harus menindak lanjuti kasus-kasus dugaan korupsi di kota Parepare tanpa pandang bulu. Pihak kejaksaan sementara melakukan proses lidik mengenai kasus-kasus dugaan korupsi di Parepare,”jadi kami tetap turun untuk melakukan pengumpulan data (fuldata) mengenai retribusi pasar lakessi dan kasus-kasus lainnya yang muncul dimedia,”tegasnya.


Sedangkan menurut, plt Sekdakot Parepare, Mustafa Mappangara, yang disapa puang uchu ini tidak terlalu banyak berkomentar soal retribusi pasar lakessi setiap penjual pasar,”saya tidak bias berkomentar jauh tetang itu kalau pihak penyidik sudah menaganinya, tanyakan saja langsung kepada perindakop dan UKM sebagai leding sektornya,”jelasnya.

Lanjut, Puang Uchu untuk lebih mengetahui soal kasus-kasus seperti dana THR  dan kasus prona dan hingga kasus retribusi pasar lakessi itu bias ditanyakan langsung kepada walikota Parepare,”mengenai kasus THR belum bias kami memberikan penjelasan kalau belum kami terima hasil LHP BPK soal temuan tersebut, jika sudah kami terima ada indikasi kerugian maka itu rananya penegak hukum, saya tidak bias terlalu mengomentari, Tanya saja langsung sama pk walikota,”tuturnya melaui via selulernya kemarin.

Sementara, Direktur Institute Kebijakan rakyat (IKRA), Kota Parepare, Uspa Hakim menegaskan agar kejaksaan mengusut tuntas kasus-kasus dugaan korupsi di Parepare, banyaknya kasus dugaan korupsi di kota parepare berarti menambah PR (pekerjaan rumah) bagi kejaksaan.

” Saya salut buat kejaksaan merespon semua kasus-kasus yang merugikan keuangan daerah, kami siap mendukung hingga ke ranah meja hijauh,” jelasnya.

Uspa menambahkan, IKRA siap melakukan investigasi bersama tim kejaksaan untuk mengusu tuntas kasus-kasus dugaan korupsi merugikan keuangan daerah,”ini tidak boleh dibiarkan karena sangat merugikan kita semua, pasar lakessi yang selama ini bermasalah harus diusut, karena pasar lakessi tersimpang suatu misteri masalah tanpa berujung penyelesaiannya selalu disoroti, ini harus diungkap yang sebenarnya,”pintahnya. (smr)


Share this article :
 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer