Home » » Penerimaan Calon Anggota Dewas PDAM Tunggu SK Walikota

Penerimaan Calon Anggota Dewas PDAM Tunggu SK Walikota

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 03 Juni 2014 | 11:10 AM



Kabarsulawesi.com – Parepare : Pemerintah kota Parepare belum merekrut calon anggota Dewan Pengawas PDAM Kota Parepare, pasalnya, walikota Parepare, H M Taufan Pawe berada diarab saudi untuk menunaikan Umroh selama dua minggu ini.

Sehingga, untuk pengangkatan panitia Dewas PDAM harus dari unsure pemerintah, akademisi dan unsure dari PDAM sesuai mekanisme yang ada.

Adanya isu sengaja memperlambat pengrekrutan calon anggota Dewas PDAM karena ada indikasi permainan-permainan oknum yang tidak bertanggungjawab agar direktur PDAM, Fachruddin Andi Umar tetap menduduki jabatan seterusnya.

Direktur IKRA Kota Parepare, Uspa Hakim, menegaskan agar pemerintah segera melakukan pengrekrutan calon anggota dewan pengawas PDAM, setelah sudah dibentuk anggota dewan pengawas dari unsure professional, pelanggan dan pemerintah, maka dewan pengawaslah yang merekrut calon PDAM Parepare,”jadi masih jabatan Pjs Direktur PDAM hanya 3 bulan maka harus percepat sebelum habis masa waktunya dan jangan diperpanjang lagi,”tegas Uspa Hakim.

Terpisah, kabag ekonomi pemkot Parepare, Andi Lukman mengatakan, isu itu tidak bisa dipertanggungjawabkan, yang jelas tiga bulan Pjs direktur harus segera habis dan diisi oleh direktur defenitif baru sesuai fit and properties.
Andi Lukman menegaskan, bahwa panitia hanya menunggu SK walikota sehingga bisa segera dilaksanakan,”jadi kami sisa menunggu SK walikota untuk tiga nama yang akan merekrut dewas PDAM,”jelasnya.

Lanjut, Lukman, setelah SK walikota sudah ada maka dialah merekrut dewas dan selanjutnya dewas merekrut calon direktuir PDAm sesuai ketentuan berlaku,”jadi sisa kami menunggu SK,”katanya singkat.(smr)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer