Home » » Arus Mudik Via Pelabuhan Parepare Capai 18 Ribu

Arus Mudik Via Pelabuhan Parepare Capai 18 Ribu

Written By Redaksi kabarsulawesi on Kamis, 24 Juli 2014 | 9:55 PM



Kabarsulawesi.com – Parepare : Arus mudik di Kota Parepare melalui Pelabuhan Nusantara dan Pelabuhan Cappa Ujung, hingga hari minus lima (H-5) Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah tahun ini, terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga, Rabu, 23 Juli, jumlah penumpang yang turun di dua pelabuhan ini telah mencapai 18 ribu orang.5

Kepala Syahbandar Operasional Pelabuhan (SOP) Kota Parepare, Muh Ali, memperkirakan, jumlah penumpang mudik melalui Pelabuhan Parepare tahun ini bisa mencapai 18 ribu orang.  Jumlah ini tergolong meningkat dibanding tahun-tahun sebelumn ya.

Menghadiri pertemuan koodinasi  dengan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), di ruang rapat Wali Kota Parepare, Rabu,  23 Juli, Muh Ali menegaskan, pihaknya telah melakukan antisipasi terhadap peningkatan jumlah penumpang mudik tersebut.

Termasuk kata dia, antisipasi arus balik yang diperkirakan jumlahnya lebih besar. “Pengalaman kami tahun-tahun sebelumnya, jumlah arus balik biasanya lebih besar dari arus mudik. Ini karena mereka kembali ke sana (daerah rantau, red) juga ikut membawa keluarga,” katanya.

Muh Ali memperkirakan, arus balik melalui Pelabuhan Parepare yang diperkirakan mulai H-2 setelah lebaran Idul Fitri, bisa mencapai 20 ribu orang. Mereka umumnya orang Bugis Makassar dan sejumlah etinis  dari daerah Indonesia Timur yang menggunakan Pelabuhan Parepare merantau ke pulau Jawa dan Kalimantan.

Pertemuan ini dipimpin langsung Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, dan dihadiri hampir semua anggota FKPD Kota Parepare. Tampak Ketua DPRD Kota Parepare, Muhadir Hadadde, Ketua Pengadilan Negeri Parepare, Yuswardi, SH, dan Kajari Parepare, Irwan Sinuraya, SH, MH.

Juga hadir Kepala PT Pelindo Parepare, Suhadi Hamid Ali, dan Operation Head Pertamina Parepare, Solihin. Sementara dari jajaran Pemerintah Kota Parepare, hadir para asisten, Kadis Perhubungan, Kadis Perindagkop dan UKM, Kadis Kesbangpol, Kadis Kesehatan serta Kasatpol Pamong Praja.

Selain antisipasi arus mudik, pertemuan ini juga membahas kesiapan ketersediaan sembilan bahan pokok (Sembako) jelang hari raya Idul Fitri mendatang. Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, mengatakan, secara umum harga sembako mengalami peningkatan antara 2-5 persen.
Peningkatan ini dinilai Taufan wajar, dan masih dalam batas-batas yang dapat ditoleransi. Pemerintah Kota, kata dia, telah melakukan antisipasi-antisipasi melalui kebijakan intervensi pasar berupa  kegiatan pasar murah dan operasi pasar.
Taufan menghimbau kepada seluruh instansi terkait, agar mengoptimalkan pelayanan serta siap siaga terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi. Terkait ini, Taufan minta peserta rapat mengaktifkan telepon genggam mereka 1 x 24 jam, guna memudahkan pelaksanaan koordinasi.
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer