Home » » Delapan Kasus Korupsi, Tiga Kasus Ke Pengadilan Tipikor

Delapan Kasus Korupsi, Tiga Kasus Ke Pengadilan Tipikor

Written By Redaksi kabarsulawesi on Selasa, 22 Juli 2014 | 8:47 PM



Kabarsulawesi.com – Parepare : Kejaksaan Negeri (kejari) kota Parepare telah memproritaskan lima kasus yang sementara dilidik dan tiga kasus akan segera dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Makassar, Sulsel.

Kelima kasus yang sementara proses lidik itu yakni, kasus dugaan korupsi retribusi pasar lakessi, kasus dugaan korupsi Grobak perindustrian dan UKM, kasus dugaan korupsi pungli kementerian agama (kemenag), kasus dugaan pungli sertifikat prona dikelurahan dan kasus dugaan korupsi pengadaan sapi bunting di dinas PKPK.

Sedangkan ada tiga yang akan segera dilimpahkan ke pengdilan tindak pidana korupsi setelah BAP sudah dinyakan lengkap termasuk tersangka dan barang buktinnya yaitu, kasus dugaan korupsi pengadaan Damkar di PU, kasus dugaan korupsi Jamkesda dinas kesehatan dan kasus dugaan korupsi  tunjangan perumahan (TP) anggota DPRD Parepare.

Hal ini diungkapkan, Kejari Parepare, Irwan Sinuraya, pada acara disela-sela HUT Adhyaksa ke 54 tahun di halaman kantor kejaksaan kota Parepare, Selasa (22/7).

Lanjut, Irwan, segala prioritas kasus ini harus diselesaikan agar image kejaksaan dimata masyarakat beribawah sebagai lembaga penegak hokum di Indonesia khususnya di kota Parepare ini.”kasus ini kami harus tuntaskan demi kepercayaan kami sebagai penegak hokum di mata masyarakat,”tegasnya.
Ditempat yang sama, kasi intel kejaksaan, Jemmy N T, menegaskan, kasus-kasus skala proritas itu harus dilaksanakan walaupun minimnya tenaga , tetapi bukan berarti kasus-kasus yang ditangani itu tidak ditindak lanjuti,”jadi tidak ada kasus yang kami tidak ditindak lanjuti, semua akan dituntaskan,”tegasnya singkat. (smr)

Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer