Home » » IKRA ; Enam SKPD Tidak Capai Target PAD Dievaluasi

IKRA ; Enam SKPD Tidak Capai Target PAD Dievaluasi

Written By Redaksi kabarsulawesi on Minggu, 06 Juli 2014 | 6:54 PM



Kabarsulawesi.com – Parepare :  Kapala Dinas Pendatan Daerah (Dispenda) kota Parepare, H Nasarong menjelaskan bahwa sesuai  data dari Dinas Pendapatan daerah (dispenda) Kota Parepare akhir bulan Juni 2014, dimana ada enam SKPD belum mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tujuh SKPD capai target.

Ke enam SKPD belum mencapai PAD dari tahapan per 30 Juni 2014 tahun anggaran 2014, diantaranya Dinas Tata Ruang dan Pengawasan bangunan, Bagian keuangan setdako, Dinas PKPK, Infokom, Dinas Perindustrian, perdagangan, Koperasi dan UKM (perindagkop & UKM), dan Dinas Olahraga dan Parawisata.

Sedangkan, tujuh SKPD yang mencapai target tahapan per 30 Juni 2014 diantaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pendapatan Daerah (dispenda), Dinas Perhubungan, Dinas Kebersihan dan Pertanaman, RSU Andi Makkasau, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Lanjut, Nasarong menjelaskan, pencapaian target realisasi PAD dan PBB (pajak bumi dan bangunan)  ini sesuai data falidasi dari Dispenda, dimana target PBB tahun 2014 sekitar Rp. 655 Milyar lebih, tahapan 45 persen sampai akhir 30 Juni tahun ini sekitar 294 Milyar lebih realisasi mencapai Rp. 350 Milyar lebih sudah masuk di kas daerah atau 53,40 persen.

Sedangkan target PAD tahun 2014 totalnya sekitar Rp. 75 Milyar lebih, dimana tahapannya 45 persen sampai akhir bulan Juni 2014 sebesar Rp. 33,8 Milyar lebih dengan realisasi Rp. 43,2 Milyar lebih yang sudah masuk di kas daerah atau sekitar 57,64 persen.”pencapain target PAD dan PBB atas kerjasama semua pihak termasuk masyarakat sudah peduli terhadap kewajibannya selama ini, semoga akhir tahun bisa realisasi pencapaian target yang kita harapkan bersama,”jelasnya.

Terpisah, Direktur Institute kebijakan Rakyat (IKRA) Kota Parepare, Uspa Hakim SH, menagih janji walikota Parepare, H Taufan Pawe, mengenai kinerja SKPD selama enam bulan, bilaman kinerjanya turun maka harus dievaluasi.

Salah satu indicator kinerjanya buruk yaitu, SKPD tidak mencapai target PAD, sehingga nilainya menjadi rapor merah dan perlu diseriusi oleh pemerintah diatas komando, Taufan Pawe.”jadi kami tagih janji walikota soal evaluasi kinerja SKPD selama enam bulan, dan sudah lewat enam bulan sekarang ini, dimana ada kinerja SKDP yang buruk ada juga yang baik, jadi walikota harus melihat kinerja, bukan karena kedekatan pemimpin SKPD sehingga tidak dievaluasi, itu janji walikota selama ini selalu dilontarkan ke public,”jelasnya. (smr)
Share this article :

Posting Komentar

 
Redaksi : Pedoman Ciber | Testimoni | Kirim Berita
Copyright © 2011. Kabarsulawesi.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Kabar Sulawesi Disclaimer